1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pemimpin Revolusi Kuba Fidel Castro Meninggal

Pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro meninggal dalam usia 90 tahun. Dengan wafatnya sang pemimpin Kuba yang kontroversial ini sebuah episode sejarah dunia ditutup.

Setelah lama hilang dari radar pemberitaan, mantan penguasa Kuba, Fidel Castro diumumkan meninggal dunia pada hari Sabtu 26 November 2016. Adiknya Raul Castro yang juga jadi jadi penerusnya mengumumkan resmi kematian mantan pemimpin Kuba itu.

Fidel Castro memerintah Kuba selama 50 tahun dengan gaya revolusionenya yang kontroversial.Fidel Castro yang dijuluki Maximo Lider sejatinya sudah non aktif sejak 2008, dan menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada adiknya Raul.

Tonton video 01:13

Obituari: Fidel Castro Sang Pemimpin Revolusi Kuba

Sang pemimpin revolusi sejak empat tahun terakhir dikabarkan sakit parah. Namun untuk menepis dugaan publik tentang kondisi kesehatannya ia tampil di muka publik di tempat pemungutan suara di  di Havana pada pemiliu parlemen 2012.

Saat itu ia mengatakan :“Saya meyakini bahwa rakyat Kuba adalah betul-betul masyarakat yang revolusioner,” kata Castro yang saat itu berusia 86 tahun kepada para reporter yang mengerubutinya di tempat pemungutan suara. ”Saya tidak perlu membuktikannya. Sejarah telah membuktikannya, dan 50 tahun blokade Amerika hingga kini belum, dan juga tidak akan pernah bisa mengalahkan kami.”. Tapi setelah itu, sang pemimin revolusi kembali menghilang dari pemberitaan.

Sanksi Amerika Serikat

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi perdagangan, ekonomi dan keuangan atas Kuba pada Oktober 1960 setelah pemerintahan revolusioner Castro mengambil alih atau menasionalisasi asset milik warga serta perusahaan asal Amerika. Embargo itu diperluas dan nyaris total pada tahun 1962 setelah Kuba secara jelas menampilkan diri sebagai blok sekutu Uni Soviet.

Gambar-gambar yang ditampilkan stasiun televisi Kuba serta gambar di koran Juventud Rebelde menunjukkan mantan presiden Castro yang sedikit bungkuk memakai tongkat bercakap-cakap dengan pemilih di daerah tersebut. Dia mengenakan kaos gelap dan jaket.

Castro, yang bangkit ke kekuasaaan setelah revolusi tahun 1959, menyerahkan kursi kepresidenan kepada adiknya yang lebih muda Raul Castro pada Juli 2006 karena alasan kesehatan.

Sakit-sakitan

Fidel Castro tidak pernah terlihat di muka publik sejak 21 Oktober 2012, saat dia menemani Elias Jaua, Menteri Luar Negeri Venezuela di Hotel Nacional.

Absen panjang dari hadapan publik menyulut isu bahwa kesehatan Fidel Castro memburuk, sudah mati atau berada di kasur kematian, khususnya sejak Castro tidak lagi mempublikasikan salah satu editorialnya yang biasa diterbitkan secara rutin di media milik pemerintah, sejak tahun 2011.

Dalam beberapa tahun terakhir sejak jatuh sakit setelah operasi usus serius, Castro telah menulis sekitar 400 editorial serta berbagai buku tentang revolusi, serta menerima beberapa gelintir pemimpin dunia dalam sejumlah acara pribadi.

as/vlz (RTR,AP/ AFP/ DPA)

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait