1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pemerintah Pertimbangkan Status Darurat Bencana Kebakaran Hutan

Pemerintah Indonesia mempertimbangkan penetapan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap sebagai darurat bencana nasional. Wapres Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah akan terus berupaya.

Pemerintah menurut keterangan Wakil Presiden Jusuf Kalla berupaya keras menanggulangi kebakaran hutan yang telah menimbulkan kabut asap tebal sampai ke Thailand.

"Masalahnya terlalu besar," kata Jusuf Kalla kepada wartawan di kantornya di Jakarta, Selasa (27/10). Mengenai penetapan status darurat bencana, ia menanggapi: "Kami sekarang sedang mempertimbangkan," ujarnya.

Kalla mengatakan, ribuan tentara tambahan akan dikerahkan menanggulangi kebakaran hutan.

Presiden Joko Widodo diberitakan akan mempersingkat kunjungannya ke Washington, AS dan segera kembali ke Indonesia untuk melakukan koordinasi segera dan terbang ke kawasan yang terkena dampak kabut asap.

"Dia (Presiden) akan lebih fokus pada masalah dalam negeri," kata Kalla menanggapi keputusan Jokowi mempersingkat kunjungan luar negerinya dan membatalkan agenda kunjungan ke pusat bisnis IT, Silicon Valley.

Kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan sudah berlangsung berminggu-minggu, menyebabkan lapisan kabut asap tebal sampai ke Papua dan Thailand. Kebakaran hutan tahun ini diperparah oleh fenomena cuaca El Nino yang berakibat musim kemarau panjang.

Staf Wakil Presiden Wijayanto Samirin menjelaskan, penetapan status krisis darurat nasional akan memungkinkan pemerintah mempercepat proses pengadaan alat bantuan yang sangat dibutuhkan.

Akhir September lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla masih menolak bantuan dari luar negeri dan menyatakan, Indonesia tidak perlu status darurat untuk menangani kebakaran hutan.

Sekitar 40 juta orang Indonesia di lima provinsi terkena dampak kabut asap, yang sekarang mulai menyebar di pantai utara Pulau Jawa. Pemerintah sudah mengerahkan kapal perang untuk membantu proses evakuasi penduduk, terutama anak-anak dan bayi.

Menteri koordinasi Keamanan Luhut Pandjaitan menjelaskan, evakuasi adalah pilihan terkahir. Terakhir kali pemerintah Indonesia mengumumkan situasi keadaan darurat nasional adalah ketika terjadi bencana tsunami di Aceh dan Sumatera tahun 2004 yang menewaskan lebih dari 100.000 orang.

hp/vlz (rtr, afp)

Laporan Pilihan