1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pemenang The Bobs Terima Penghargaan

Dalam rangka Global Media Forum yang digelar Deutsche Welle, pemenang Bobs Awards menerima hadiah. Mereka punya pesan yang jelas

f. l. t. r.: Ute Schaeffer (Editor-in-Chief) and Akter Mahfuza (Representative of the group Info Ladies, winner of the Global Media Forum Award, project: pallitathya.org.bd/infolady) © DW/M. Magunia

Ute Schaeffer (kiri) dan Akter Mahfuza

Li Chengpeng, seorang penulis dan kolumnis adalah sosok penting dalam perang melawan sensor di Cina. Terutama warga muda Cina yang menginginkan lebih banyak kebebasan mengagungkan Li seolah popstar. Jutaan mengikuti postingnya di jejaring sosial dan situs internetnya.

Li Chengpeng dan lima pemenang hadiah lainnya dalam rangka Global Media Forum yang digelar Deutsche Welle, Selasa (18/6) menerima penghargaan The Bobs - Online Activism.Penghargaan dianugerahkan bagi proyek yang berjuang untuk kreativitas, keterbukaan dan pertukaran di jaringan internet.

Li Chengpeng Winner in the category Best Blog, blog: blog.sina.com.cn/lichenpeng © DW/M. Magunia

Li Chengpeng

"Mereka mengangkat suara dan mengandalkan kreativitas, ide dan waktunya agar didengar. Dengan begitu mereka menyemangati orang lain untuk membela haknya." Demikian ucapan selamat pimpinan redaksi DW Ute Schäffer kepada para pemenang. Tim juri internasional yang terdiri dari pakar internet, memilih enam pemenang dari 4.200 usulan dari seluruh dunia.

Perang melawan represi perempuan

Pemenang untuk kategori "Best Social Activism Campaign" adalah inisiatif remaja Marokko "475". Dalam film berjudul 475, kelompok itu mendokumentasi nasib Amina (16). Remaja putri yang di tahun 2012 bunuh diri, setelah hakim Marokko memutuskan menikahkan dia dengan pemerkosanya. "Penghargaan ini bagi semua aktivis hak perempuan dan pria untuk menentukan sendiri cara memperlakukan tubuhnya," kata Houda Lamqaddam, anggota "475" saat menerima penghargaan tersebut.

Titel: Die Marokkanische BOBs Gewinnerin Hoda Belmahi (Gewinnerin der Kategorie best Social Activism) auf dem GMF Ort: Bonn Datum: 18.06.2013 Copyright: DW/M. Magunia

Hoda Lammqadam

Pemenang kategori "Best Innovation" adalah situs internet Cina FreeWeibo. Situs ini menawarkan akses bebas sensor terhadap SinaWeibo, yakni jejaring sosial yang paling banyak digunakan di Cina.

Mendukung Komunikasi

Penghargaan "Reporters Without Borders Award" diberikan bagi blogger muda dan aktivis HAM Fabbi Kouassi dari Togo Afrika Barat. Dengan kata-kata lugas perempuan muda itu mengecam brutalitas polisi terhadap jurnalis di negara yang diperintah secara otoriter itu. Karena Fabbi Kouassi baru melahirkan, ia tidak bisa menerima sendiri hadiah itu. Saudara prianya yang tinggal di Jerman yang mewakilinya.

f. l. t. r.: Christian Mihr (Reporters Without Borders) and Kodjo Kiki Kouassi (Representative (brother) of Fabbi Kouassi, winner of the Reporters Without Borders Award, blog: fabbikouassi.wordpress.com) © DW/M. Magunia

Christian Mihr (kiri) dan Kodjo Kiki Kouassi yang mewakili Fabbi Kouassi

"Global Media Forum Award" diterima Mahfuza Akter. Perempuan muda itu anggota dari proyek sosial "Info Lady". Info Lady beranggotakan perempuan muda dan terdidik Bangladesh yang dengan sepeda menempuh jarak berkilometer di negara itu memasok desa-desa terpencil dengan layanan jasa yang penting. Berbekal laptop bertenaga surya dan smartphone, Mahfuza Akter dapat membantu "hampir semua masalah sehari-hari penduduk," baik di bidang kesehatan atau mengajarkan bagaimana memanfaatkan Skype.

Aman Bergerak di Internet

Juri Bobs menunjukkan antusiasme terhadap proyek "Me and My Shadow", yang menang dalam kategori "Most Creative & Original". Me andn My Shadow mendorong user internet untuk bergerak di dunia maya dengan lebih aman. Di negara yang menjalankan sensor dan pengawasan internet, jejak data di internet berdampak besar bagi aktivis. "Me and My Shadow" didukung aktivis HAM internasional Tactical Technology Collective, memberikan pelatihan teknologi internet kepada aktivis hak asasi manusia di seluruh dunia.

Dalam pidato, hampir seluruh pemenang yang hadir di Bonn menyatakan, para aktivis yang memperjuangkan demokrasi dan kebebasan berpendapat menghadapi bahaya di negara yang otoriter. Sementara Li Chengpeng, pemengna Best Blog Award, menilai dirinya bukan pemberani. Setiap saat ia hidup dalam ketakutan. Namun tuturnya, "Bagi saya, satu-satunya jalan untuk mengatasi ketakutan ini adalah menulis."

Laporan Pilihan