1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Piala Dunia 2014

Peluit Perempat Final Piala Dunia 2010 akan Ditiup

Untuk 8 tim sepakbola nasional, Jumat (02/07) dan Sabtu (03/07) adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu dan menentukan dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dengan digelarnya babak perempat final.

default

Simbol babak perempat final Piala Dunia FIFA 2010

Peluit pertandingan antara Belanda dan juara bertahan Brasil ditiup pukul 21 WIB di stadion Port Elizabeth. Kedua tim adalah juara grup dan selama Piala Dunia ini belum pernah mengalami kekalahan. Pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan Ghana atau Uruguay di semifinal. Dalam 14 tahun terakhir Belanda dan Brasil sudah pernah bertemu lima kali. Empat kali dengan hasil seri dan satu kali Brasil menang atas Belanda. Dalam pertandingan-pertandingan Piala Dunia sebelumnya, kedua tim bermain dengan gaya defensif dan taktik yang mirip, tapi masih jarang terlihat prestasi bermain yang optimal dari kedua tim. Namun hal itu diharapkan berubah. Pelatih nasional Belanda Van Marwijk meminta kepada tim asuhannya keinginan yang kuat, keberanian mengambil risiko serta bermain dengan stamina yang baik


„Kami dapat bermain sepakbola dengan baik. Pada 20, 30 tahun lalu terdapat gaya permainan total football. Saya mengenal gaya sepak bola samba Brasil, tapi olah raga berubah dan sepak bola juga berubah. Ini juga membawa perubahan, dimana setiap pemain menjadi lebih fit, terorganisir lebih baik. Jadi jika Anda bermain dengan gaya masa lalu, saya pikir ini sulit untuk dapat memenangkan Piala Dunia.„

Meski demikian tim Oranye harus berhati-hati. 8 kartu kuning dan kebobolan 2 gol sudah harus ditelan tim itu dalam Piala Dunia kali ini. Risiko terlalu besar dapat berarti kegagalan yang terlalu cepat.

Dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya Brasil bermain dengan cukup disiplin. Hanya euforia beberapa pemain agak teredam bila dihadapkan pada lawan yang bermain defensif. Pelatih Brasil Carlos Dunga

„Selalu sulit melawan tim-tim yang bermain dengan pertahanan kokoh di barisan belakang. Untuk itu harus mengambil risiko dalam melakukan dribbling, dan itu tidak selalu mudah.“

Gawang tim Brasil sudah pernah dua kali kebobolan. Enam pemainnya juga sudah dikenai kartu kuning, bahkan pemain tengahnya Ramires dikenai larangan bermain. Kondisi yang tidak mudah bagi tim Brasil. Tapi siapapun pemenang dari partai pertandingan ini akan menjadi favorit melaju ke final bahkan meraih gelar juara Piala Dunia.

Duel Belanda dan Brasil, membayangi pertandingan perempat final berikutnya antara tim ‚Celeste' Uruguay dan ‚Black Stars' Ghana. Dua tim nasional yang baru untuk pertama kalinya berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia. Tidak ada favorit utama dalam pertandingan yang akan digelar di stadion Johannesburg tersebut. Uruguay dinilai lebih meyakinkan daripada Ghana dengan Luis Suarez dan Diego Forlan yang dipandang dapat membahayakan gawang Ghana. Juga sistem pertahanan Uruguay cukup baik. Meskipun demikian melawan Ghana, tim Celeste harus tampil tanpa pemain di barisan belakang Diego Godin yang mengalami cedera otot.

Sementara itu ‚Black Stars' Ghana harus tampil tanpa Jonathan Mensah dan André Ayev yang terkena dua kartu kuning. Sementara Kevin Prince Boateng satu-satunya penyerang Ghana disamping Asamoah Gyan, diharapkan dapat kembali tampil setelah pulih cedera paha. Ghana merupakan tumpuan Afrika dalam babak perempat final ini.

Dua partai pertandingan lainnya di babak perempat final akan digelar Sabtu besok. Yakni antara tim panser Jerman melawan Argentina dan antara Paraguay melawan Spanyol.

Dyan Kostermans/Reuters/DW/AFP/dpa

Editor: Asril Ridwan