1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Pelatih Werder Bremen Berhenti setelah 14 Tahun

Setelah berhasil memastikan Werder Bremen tetap berlaga di liga utama Bundesliga musim depan, Rabu (15/05/13) klub mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan sang pelatih Thomas Schaaf.

Thomas Schaaf

Thomas Schaaf

Akhirnya klub Werder Bremen mengambil satu keputusan, yang menurut para pengamat Bundesliga seharusnya sudah diambil sejak lama. Sementara klub-klub lain berevolusi dengan pergantian pelatih dan pemain, Bremen yang terseok-seok di musim ini dan hampir turun ke peringkat degradasi, bertahan dengan sosok sang pelatih Thomas Schaaf.

Setelah Werder Bremen menahan imbang 1:1 Eintracht Frankfurt, Sabtu (11/05/13), para petinggi dan suporter klub bisa bernapas lega. Bremen akan tetap bermain di liga utama musim depan. Namun, justru di saat kondisi membaik, para direksi klub dan Schaaf mengambil keputusan untuk "berpisah".

"Saya mengalami masa luar biasa di sini. Banyak pengalaman positif dan sukses besar. Saya ingin berterimakasih kepada semua yang mendampingi dan mendukung saya selama ini. Saya harap masa depan Werder Bremen akan sukses," ujar Schaaf yang telah melatih klub ini selama 14 tahun dalam 644 pertandingan.

Rabu pagi (15/05/13), Schaaf berpamitan dari para pemain dan para asisten pelatih. Sesuai dengan permintaannya, Schaaf tidak akan duduk di bangku pelatih saat klubnya bermain di Nürnberg akhir pekan ini. Tim akan dilatih asisten pelatih Wolfgang Rolff dan Matthias Hönerbach dalam pertandingan terakhir di Bundesliga musim ini.

Schaaf memegang jabatan pelatih klub paling lama dalam sejarah Bundesliga. Ia menempati posisi pelatih di Bremen 9 Mei 1999 dan membawa klub meraih gelar juara Bundesliga di tahun 2004. Prestasi lainnya, Schaaf membawa Werder Bremen tiga kali juara Piala Jerman (1999, 2004, 2009) dan membawa Bremen sebagai peserta rutin di kompetisi internasional. Bersama Schaaf, Bremen ikut serta enam kali dalam Liga Champions dan empat kali dalam Piala UEFA atau Liga Eropa.