1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

PBB Siap Voting Resolusi Suriah

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon dan ustusan khusus internasional untuk Suriah, Kofi Annan menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak lebih tegas terkait voting yang tertunda untuk resolusi Suriah.

Menimbang eskalasi situasi di Suriah, Ban Ki Moon menegaskan :"Terdapat kepentingan amat mendesak bagi tindakan nyata untuk menghentikan aksi kekerasan di Suriah". Juga Kofi Annan yang melakukan pendekatan kepada negara-negara pemegang peranan utama di Dewan Keamanan, untuk menunda voting yang rencananya digelar Rabu (18/07) ke hari Kamis (19/0/) menyampaikan tuntutan serupa.

Annan mendesak semua anggota Dewan Keamanan untuk kompak dan melakukan tindakan konkrit serta tegas untuk membantu menghentikan banjir darah di Suriah. "Harus dibangun momentum bagi sebuah transisi politik", kata jurubicara Annan, Ahmad Fawzi.

Dutabesar Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant mengatakan, dewan keamanan akan melakukan voting Kamis pagi waktu setempat, setelah melanjutkan perundingan Rabu. Pengunduran voting resolusi Suriah juga disepakati dutabesar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin. Rusia selama ini tetap menolak resolusi yang mengecam rezim Bashar al Assad. Sementara Inggris mengaukan rancangan resolusi dengan sanksi non-militer terhadap rezim di Suriah.

Sebelumnya Rusia mengajukan usulan untuk memperpanjang misi monitoring PBB di Suriah selama 90 hari tanpa menyinggung sanksi apapun. Namun rancangan Rusia itu ditolak oleh Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Jerman dan Portugal. Kelima negara anggota dewan keamanan itu bahkan menghendaki sanksi yang dikaitkan dengan pasal 7 traktat PBB yang mengancam opsi militer jika resolusi tidak ditaati.

AS/AB(dpa, AFP, Reuters, AP)