1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pameran Otomotif Jenewa Diibuka dengan Penuh Optimis

Setelah melewati tahun 2009 yang penuh dengan krisis, para produsen mobil tampil lebih percaya diri dengan produk terbaru mereka dan kendaraan ramah lingkungan.

default

CEO Porsche Michael Macht (kanan) dan di sebelahnya, Wolfgang Porsche, memperkenalkan mobil produksi mereka Spyder 918 di Jenewa

Setiap meter persegi ruang pameran otomotif di Jenewa, Swiss, dipadati dengan mobil sehingga muncul kesan bahwa industri otomotif tidak pernah mengalami krisis. Saat krisis ekonomi global sedang parah-parahnya, Rolf Studer, direktur ruang pameran otomotif, sempat berpikir untuk membatalkan sama sekali pameran tahun 2010. Kini, ia bahkan tidak lagi menyinggung soal krisis.

Keseluruhan ada 200 peserta pameran dari 30 negara. Pameran otomotif Jenewa, yang akan berlangsung 4-14 Maret, menampilkan sekitar 100 peluncuran perdana. Di antaranya sejumah mobil dengan mesin alternatif. Misalnya, mobil baru yang dipamerkan Audi. Produsen otomotif yang bermarkas di kota Ingolstadt, Jerman, ini berambisi memasuki segmen mobil kecil dengan mobil tipe A1-nya. Produsen mobil Jerman ini berharap dengan cara ini Audi dapat mengatasi dampak krisis ekonomi.

Bos Audi Rupert Stadler mengatakan meski masa-masa sulit kini sudah lewat tapi situasi belum pulih seratus persen. Stadler berharap, angka penjualan mobil akan kembali mencapai rekor seperti tahun 2008. "Kami dari Audi berambisi untuk kembali mencapai penjualan satu juta mobil. Kalau kami berhasil, saya kira Audi mencatat sukses besar."

Norbert Reithofer, bos BMW juga mengaku optimis bahwa industri otomotif sudah berhasil melewati masa paling kelam. Produsen mobil asal Bayern, Jerman Selatan meluncurkan BMW tipe 5 yang baru yang diharapkan menjadi kuda hitam BMW. Tahun 2009 lalu, industri otomotif Jerman ditopang program khusus pemerintah yang menyediakan dana untuk membeli mobil-mobil tua warga, agar mereka yang berminat dapat membeli mobil baru.

Program ini sudah habis masa berlakunya. Meski begitu, bos BMW tak terlalu kuatir, "Saya kira, grup BMW tidak terlalu diuntungkan oleh program pemerintah tahun 2009, karena itu, tahun inipun imbasnya pada BMW tidak terlalu besar."

Sementara Opel, anak perusahaan General Motors di Eropa tetap dirundung krisis. Opel terpaksa melakuan PHK massal dan meminta bantuan dana sebesar 2,7 miliar Euro.

Satu ruang pameran khusus, yaitu Pavillon Hijau, tahun 2010 ini fokus pada mesin alternatif. Di sini dipamerkan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan serta prototip dan konsep kendaraan masa depan. Secara keseluruhan, pameran mobil Jenewa diharapkan menarik 700.000 pengunjung.

Pascal Lechler/Ziphora Robina
Editor: Yuniman Farid