1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pakistan Isyaratkan Akan Akhiri Blokade Pasokan NATO

Pakistan tampaknya bersedia untuk kembali membuka rute pasokan NATO ke Afghanistan. Salah satu indikasinya adalah undangan bagi Presiden Zardari untuk menghadiri KTT NATO mendatang.

Pakistan diundang dalam pertemuan puncak NATO, 20-21 Mei, di Chicago, Amerika Serikat, demikian dinyatakan juru bicara Pakta Pertahanan Atlantik Utara di Brussel, Belgia. Laporan yang diterima dari Islamabad dan Washington menunjukkan isyarat segera berakhirnya blokade rute pasokan NATO ke Afghanistan. Kementrian Luar Negeri Pakistan menyatakan, Komite Pertahanan di Kabinet tengah membahas masalah ini dan berupaya mencari solusi.

Minggu lalu, Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen menegaskan, bahwa hanya mitra yang memiliki kerjasama erat dengan NATO yang akan diundang menghadiri KTT. Selain itu, Rasmussen juga menyatakan bahwa masih terdapat sengketa dengan Pakistan mengenai masalah pembukaan kembali rute pasokan. Rute ini juga penting bagi penyusunan rencana penarikan pasukan internasional dari Afghanistan. Pasukan internasional pimpinan NATO direncanakan akan ditarik seluruhnya dari Afghanistan sampai akhir tahun 2014.

Blokade setelah Serangan Udara AS

Rute pasokan NATO ke Afghanistan yang melalui wilayah Pakistan ditutup enam bulan lalu. Penutupan ini dilakukan menyusul serangan udara AS di perbatasan ke Afghanistan, akhir November 2011, yang menewaskan 24 tentara Pakistan. Untuk dibukanya kembali rute pasokan, Pakistan menuntut permintaan maaf dari pemerintah AS. Namun Washington hanya menyatakan penyesalan atas insiden tersebut. Insiden serangan ini juga menyebabkan Pakistan memboikot konferensi bagi Afghanistan di Bonn, Jerman, Desember 2011.

yf/dpa/rtr/ap

Laporan Pilihan