1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pacu Pertemuan Pasca Penurunan Peringkat Moody's

Pemimpin Eropa memacu langkah diplomasi, untuk mengatasi krisis utang, lewat serangkaian pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung hari Selasa (04/0))

default

Pemeringkat Rating Moody's

Serangkaian putaran pertemuan tingkat tinggi digelar beberapa jam setelah badan pemeringkat kredit Moody's Investor Service menurunkan peringkat prospek Uni Eropa hari Senin (03/09) kemarin, dari status stabil menjadi negatif. Pengumuman Moody's tersebut menggarisbawahi situasi darurat di Eropa terkait dengan perang melawan utang yang tinggi dan tingkat defisit.

Merkel und Van Rompuy in Berlin

Merkel dan Van Rompuy di Berlin

Pertemuan demi Pertemuan

Sementara Kanselir Jerman menjadi tuan rumah bagi kedatangan ketua Dewan Eropa Herman Van Rompuy, di Berlin, Menteri Keuangan Yunani Yannis Stournaras bertemu muka dengan menteri keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble.

Mario Monti

Mario Monti

Hari Selasa (04/09), Presiden Prancis Francois Hollande mengadakan lawatan ke Roma, untuk bertemu dengan Perdana Menteri Mario Monti.

Perjalanan Van Rompuy ke Berlin merupakan bagian dari putaran konsultasi antara ketua Dewan Eropa dengan para pemimpin Eropa pekan ini. Setelah bertemu dengan Merkel, Van Rompuy dijadwalkan untuk menyambangi Paris dan Athena.

ARCHIV: Auf dem Foto ist das Firmenlogo der Ratingagentur Moody's in New York zu sehen (Foto vom 13.07.12). Moody's hat die Kreditwuerdigkeit Italiens am Freitag (13.07.12) um zwei Stufen gesenkt. Die Bonitaet von Staatsanleihen sank von A3 auf Baa2. Damit liegt das Rating Italiens nur noch zwei Stufen ueber Ramschniveau. (zu dapd-Text) Foto: Mark Lennihan/AP/dapd

Logo Moody's

Kontribusi Besar ke Uni Eropa

Pada hari Senin (03/04) badan pemeringkat kredit Moody's Investor Service menurunkan peringkat prospek Uni Eropa menjadi negatif. Hal ini mencerminkan prospek negatif terhadap Jerman, Perancis, Inggris dan Belanda, negara-negara yang berkontribusi hingga 45% untuk anggaran Uni Eropa.

Namun Moody's tetap mempertahankan peringkat AAA negara-negara itu, dengan mendasarkan pada pertimbangan akan ”manajemen anggaran yang konservatif” dan “kelayakan kredit dari dukungan negara-negara anggota Uni Eropa“. Moody's juga tidak menutup kemungkinan menurunnya peringkat tersebut di masa mendatang, apabila terjadi penurunan tingkat kelayakan kredit negara-negara anggota Uni Eropa.

afp/dpa/AP/AB