1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pabrik Opel Jerman Tetap, Tapi 5000 Pekerjaan Lenyap

Akhirnya General Motors memutuskan. Perusahaan otomotif AS itu mempertahankan empat pabrik Opel di Jerman. Tapi tampaknya GM akan menghapus lapangan kerja di Eropa besar-besaran. Jerman harus menanggung beban terberat

default

Lampu Hijau diberikan GM untuk pabrik Opel di Jerman, meski demikian sekitar 5000 lapangan kerja akan dihapus

Para pekerja di Eisenach, negara bagian Jerman Thüringen harus paling lama berdebar-debar sampai kabar yang melegakan itu datang. General Motors juga akan mempertahankan pabrik anak perusahaannya Opel di Eisenach. Hal ini diumumkan Direktur GM Eropa Nick Reilly hari Rabu (25/11) kemarin setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Thüringen, Christine Lieberknecht. Sebelumnya sudah diumumkan bahwa pabrik Opel di Rüsselsheim (negara bagian Hessen), Bochum (di Nordrhein Westfalen) dan di Kaiserslautern (negara bagian Rheinland-Pfalz) tetap beroperasi. Dengan demikian pabrik Opel di Jerman terselamatkan. Namun harga yang dibayar untuk itu akan mahal. Hal ini tidak diragukan Nick Reilly

„Kami segera membutuhkan perubahan. Artinya kami akan mengurangi produksi di Eropa sampai 20 persen dan menghapus sekitar 9500 lapangan kerja."

Menurut GM, di Jerman saja sampai 5400 lapangan kerja yang akan dihapus. Berdasarkan laporan kantor berita, dari 5300 karyawan di Bochum hanya akan tinggal 3000 orang. Pabrik Opel di Bochum sudah beroperasi sejak tahun 1962. Pabrik di Eisenach dan Kaiserslautern yang lebih kecil, masing-masing akan kehilangan sekitar 300 lapangan kerja. Pabrik utama di Rüsselsheim yang sudah berdiri selama 146 tahun akan mengalami kehilangan terbesar yakni 2400 lapangan kerja. Saat ini jumlah pekerja Opel di Rüsselsheim 18.300 orang.

Bagi mereka yang kehilangan lapangan kerjanya kata-kata Perdana Menteri Hessen Roland Koch yang disampaikan seusai pertemuan dengan Nick Reilly bukan hal yang menghibur

„Rüsselsheim, dengan keputusan yang diambil General Motors, kini juga menjadi markas utama aktivitas di Eropa. Itu adalah isyarat penting bagi para pekerja khususnya di sini di pusat para insinyur, karena hal itu menunjukkah bahwa pekerjaan mereka dihargai. Dan karena juga menunjukkan bahwa pabrik dan pekerja di sana memiliki perspektif masa depan.“

Masih belum jelas seberapa besar bantuan negara yang dapat diperhitungkan General Motors. GM menyebutkan biaya rencana restrukturisasi sampai 3, 3 milyar Euro. Dan masih tetap mengharapkan bantuan negara. Karena rincian rencana restrukturisasi itu baru akan diterima pekan depan oleh negara-negara bagian Jerman di mana pabrik Opel berada, Perdana Menteri Thüringen Lieberknecht belum menyetujui bantuan subsidi

"Bersama dengan keempat pabrik Opel di Jerman kami akan membicarakannya dengan pemerintah Jerman, bagaimana kami akan mendampingi rencana General Motors untuk Opel di sini, di Jerman."

Perdana Menteri Hessen Roland Koch juga menekankan, setelah pembatalan mengejutkan penjualan Opel kepada Magna kini tidak akan ada perlakukan istimewa bagi GM

„Tidak seorang pun di Jerman yang memiliki tujuan memberlakukan General Motors secara berbeda dibanding perusahaan lainnya. Artinya, siapa yang mengajukan rencana kepada kami, rencana pembiayaan atau bisnis, ia juga pada akhirnya mempunyai kemungkinan mengajukan permohonan dan kemudian dikaji secara hukum dan undang-undang."

Bagaimanapun hasil keputusan tentang subsidi pemerintah itu, pekerja Opel di Jerman dapat menarik nafas lega dengan keputusan General Motors. Walaupun demikian jajak pendapat televisi Jerman "ntv" menunjukkan simpang siur yang terjadi beberapa bulan terakhir menimbulkan keraguan mendalam di kalangan pekerja Opel

"Jadi belakangan ini kami sudah menarik pelajaran bahwa janji atau janji yang diucapkan tidak 100 persen benar."