1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Obama Perintahkan Perang Cyber ke Iran

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dilaporkan memerintahkan serangan cyber berupa virus Stuxnet ke Iran. Gedung Putih tidak menolak atau mengkonfirmasi berita itu.

Serangan virus Stuxnet yang melumpuhkan instalasi atom Iran, diyakini merupakan perintah langsung dari Obama. Demikian dilaporkan harian"New York Times" mengutip sumber aparat keamanan di Washington. Ketika musim panas 2010 serangan virus itu diketahui publik, disebutkan harian itu, Obama memerintahkan semakin digencarkannya serangan.

Gedung Putih menyatakan tidak bersedia memberikan pernyataan. Jurubicara pemerintah Josh Earnest menyebutkan, ia tidak bisa membantah atau mengkonfirmasi berita tersebut.

"Informasi semacam itu akan tetap dirahasiakan", katanya. Earnest mengajukan argumentasi, publikasinya akan mengancam kepentingan nasional Amerika.

Stuxnet Virus

Gambar ilustrasi Virus Stuxnet

New York Times melaporkan lebih lanjut, serangan menggunakan virus komputer dan program merusak lainnya terhadap Iran, sudah digencarkan saat berkuasannya George W. Bush, Setelah dilantik jadi presiden tahun 2009, Obama memutuskan melanjutkan program perang cyber yang digagas pendahulunya.

Dalam aksi rahasia yang diberi kode nama "Olympic Games" itu, berdasarkan taksiran pemerintah di Washington, kemajuan program atom Iran dimundurkan lagi hingga dua tahun. Akibat serangannya lebih dari 1.000 sentrifugal di instalasi atom Natanz dapat dilumpuhkan.

Pengembangan virus Stuxnet dilaporkan New York Times juga melibatkan para pakar dari Israel yang merupakan musuh bebuyutan Iran. Stuxnet merupakan virus komputer amat canggih yang dirancang secara khusus menyerang sistem pengendali sentrifugal atom yang dikembangkan perusahaan Jerman, Siemens.

AS(afp,dpa,dapd)