1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Obama-Pemimpin Eropa Sepakat Lanjutkan Kerjasama

Setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat, Presiden AS, Barack Obama dan para pemimpin Uni Eropa sepakat lanjukan kerjasama multilateral, termasuk NATO.

Dalam pertemuan hari Jumat (18/11) di Berlin, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan para pemimpin Eropa sepakat bahwa mereka perlu terus bekerja sama sebagai bagian dari kerjasama multilateral seperti NATO, dan untuk terus maju dengan agenda transatlantik. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.

Pertemuan di Berlin, di mana Kanselir Jerman Angela Merkel bertindak sebagai tuan rumah, dihadiri pula oleh antara lain pemimpin Inggris, Prancis, Italia dan Spanyol. Pertemuan digelar sepekan setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS. Saat kampanye, kandidat dari Partai Republik itu pernah berseloroh, jika Rusia menyerang anggota NATO, dia akan mempertimbangkan terlebih dahulu untuk memberikan bantuan kepada negara yang sudah menyatakan komitmen pertahanan, sebelum memberikan bantuan militer.

Dalam pernyataannya, gedung Putih mengemukakan, "Para pemimpin sepakat tentang perlunya bekerja secara kolektif untuk memajukan agenda transatlantik, terutama dalam membawa stabilisasi ke Timur Tengah dan Afrika Utara, serta mengamankan resolusi diplomatik dalam konflik di Suriah dan Ukraina timur. "Para pemimpin juga menegaskan pentingnya kerjasama terus-menerus melalui lembaga multilateral, termasuk NATO,” demikian ditambahkan Gedung Putih.

Presiden Barack Obama telah menutup kunjungan resmi terakhirnya ke Jerman. Dari Eropa ia melanjutkan perjalanannya ke Peru. Fokus perhatiannya kini beralih ke pertemuan kerjasama ekonomi Asia-Pacific Economic APEC. Salah satu agenda penting dalam pertemuan ini adalah peningkatan hubungan perdagangan antara negara peserta dan melanjutkan inisiatif Trans-Pacific Partnership yang sempat terhenti.

   

ap/ml (dpa, rtr, afp, ap)

Laporan Pilihan