1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Obama Lebih Populer Di Luar Ketimbang di Dalam Negeri

Kepercayaan global pada Obama masih cukup tinggi, meskipun ia lebih populer di luar negeri daripada di dalam negeri

default

Presiden Barack Obama

Ketika ditanyakan, apakah Presiden AS akan melakukan hal yang benar dalam masalah internasional, 87% responden di Perancis menyatakan kepercayaannya terhadap Presiden Obama. Di Jerman, jawaban positif datang dari 90% responden, sedangkan di Inggris dari 84% responden.

Dalam mengatasi permasalahan internasional, tampaknya masyarakat dunia masih menganggap kemampuan Presiden Amerika Serikat lebih besar ketimbang pemimpin Eropa lainnya, seperti Presiden Perancis Nikolas Sarkozy maupun Kanselir Jerman Angela Merkel yang mendapatkan rating tinggi. Demikian hasil polling yang dipublikasikan Kamis (17/10) oleh lembaga survei Pew Research Center. Hanya di Rusia, Presiden Dmitri Medvedev meraih rating positif yang lebih besar daripada Obama.

Menurut mantan Menteri Luar Negeri Madeleine Albright yang bertindak sebagai salah seorang penanggung jawab Proyek Sikap Global, polling ini mengindikasikan perbaikan citra Amerika Serikat di mata dunia, setelah sebelumnya mengalami masa yang sulit di masa pemerintahan Bush.

Hasil survei Pew Research Center mengindikasikan, popularitas Obama di Eropa menurun tipis dibandingkan tahun lalu. Di pihak lain, masih jauh lebih tinggi dari rating positif untuk mantan Presiden Bush beberapa tahun lalu yang hanya seputar 14%.

Sementara di dalam negeri, tampak ada penurunan popularitas Obama. Angka untuk Amerika Serikat menunjukkan kepercayaan pada Obama meleset turun menjadi 65% dari 75% di tahun 2009, sedangkan angka di Meksiko menunjukkan penurunan menjadi 17% dari 36%.

Pergerakan ke bawah juga terlihat di negara-negara yang mayoritas Islam. Menurut Andrew Kohut, kepala lembaga penelitian Pew Research Center menilai bahwa publik muslim di dunia kini memandang Presiden Obama secara lebih kritis.

Kecuali di Indonesia yang stabil, dimana 67 % responden percaya Obama akan melakukan hal yang tepat di tingkat internasional, terlihat ada pergeseran negatif. Untuk pertanyaan yang sama di Yordania tercatat 26 % jawaban positif. Sementara di Mesir, ada pengurangan 10%, dengan penurunan dari 27% menjadi hanya 17%. Juga di Pakistan terlihat merendahnya popularitas Obama dengan jawaban positif responden yang hanya 8% ketimbang 13% pada tahun lalu.

Sementara mengenai citra Amerika Serikat, angkanya stabil, juga di negara-negara yang secara tradisional cenderung memberikan jawaban negatif. Tercatat di Pakistan, hanya 17% responden memandang negara adidaya itu secara positif. Sama dengan hasil polling di Turki dan Mesir. Perbaikan tercatat di Rusia dan Cina dengan kenaikan respon positif yang lebih dari 10%.

Hasil polling lembaga survei Pew Research Center menyimpulkan, citra Amerika Serikat sebagai negara membaik, sedangkan kepercayaan pada Obama masih cukup tinggi, meskipun ia lebih populer di luar negeri daripada di dalam negeri. Untuk Proyek Sikap Global yang digelarnya, Pew Research Center melakukan 24,790 wawancara di 22 negara selama satu bulan, dari 7 April hingga 8 Mei 2010.

Edith Koesoemawiria/rtr/afp/dpa
Editor: Hendra Pasuhuk