1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Obama: Kekuasaan Presiden Assad Harus Diakhiri

Presiden Barack Obama menuntut adanya sanksi dan konsekuensi atas pembantaian di Suriah dan mengatakan bahwa kekuasaan Presiden Bashar al-Assad harus diakhiri.

„Masa depan seharusnya bukan milik seorang dikator yang membantai rakyatnya sendiri,“ kata Obama dalam pidatonya di pembukaan sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa.

„Jika hari ini ada yang menyebabkan protes muncul di dunia, itu adalah rezim yang menyiksa anak-anak dan menembakkan roket ke bangunan apartemen.“

Ia mengatakan kepada para pemimpin di markas PBB: “Kita berkumpul di sini, untuk kembali menyatakan bahwa rezim Bashar al Assad harus berakhir agar penderitaan rakyat Suriah berhenti dan fajar baru bisa dimulai.“

Obama juga memperingatkan bahwa masyarakat internasional harus bertindak mencegah pemberontakan yang sudah berlangsung selama 18 bulan itu menjadi sebuah „lingkaran kekerasan sektarian.“

Bencana

Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan bahwa peraqng sipil di Suriah semakin tidak terkendali. Ban menuduh pasukan Presiden Assad sebagai pelaku utama kekerasan. Senjata yang mengalir kepada tentara rezim dan kelompok pemberontak harus dihentikan sambil mennggambarkan apa yang terjadi di Suriah sebagai sebuah “bencana”.

“Pelanggaran hak asasi manusia terus dilakukan, terutama oleh pemerintah, namun kelompok oposisi juga melakukannya kata Ban.


Kekerasan di Suriah menjadi topik kunci dalam sidang PBB di mana barat kembali menyerukan adanya sanksi atas rezim Assad. Namun upaya itu diveto tiga kali oleh Rusia dan Cina.

afp, dpa, rtr (AB/YF)

Laporan Pilihan