1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Wajah Jerman

Nils Molkentin Menjawab

DW mengajukan sejumlah pertanyaan kepada setiap tokoh dalam Wajah Jerman.

default

Nama:
Nils Molkentin

Usia:
26

Tempat Lahir:
Bergen, di Pulau Rügen

Status:
Bujang

Pekerjaan:
Karyawan, pembuat layar

Pendidikan:
Mittlere Reife (setingkat SMA)

Hari saya dimulai dengan:
Tak ada yang luar biasa: saya bukan orang yang suka bangun pagi-pagi. Saya butuh setengah jam di kamar mandi, lalu sarapan dan berangkat ke tempat kerja

Ciri khas Jerman bagi saya:
Berjuang mati-matian untuk meraih sesuatu, rajin

Ciri khas saya:
Saya kira, saya rajin – paling tidak di tempat kerja, dan terbuka

Kelebihan utama saya:
Tidak gampang mengubah pendirian, bisa dipercaya

Kelemahan utama saya:
Saya selalu mengulur waktu sebelum memulai suatu pekerjaan

Kegiatan favorit pada waktu senggang:
Meluncur di papan selancar angin… yang paling baik tentu saja dengan teman-teman, bersenang-senang dengan mereka, main snowboard. Juga meliuk-liuk di atas gelombang laut dan pergi berlibur.

Makanan kesukaan:
Burritos, Spaghetti Bolognese atau Carbonara. Semua jenis pasta. Tapi saya juga senang ikan dan daging.

Apakah ada resep tertentu?
Saya tak punya resep masakan. Karena saya memasak dengan memakai bahan-bahan yang ada waktu itu. Jadi resepnya selalu berubah-ubah.

Suka dengar musik apa?
Saya dengar banyak jenis musik: Foo Fighters, Pearl Jam, Jack Johnson, Moby, Gossip, Die Ärzte … dan masih banyak lagi!

Saya ingin punya waktu lebih banyak untuk:
Berlibur

Kalau saya memikirkan masa depan, maka…
Harus saya katakan, saya tak begitu sering berpikir tentang masa depan. Saya tak mau memahat rencana yang besar. Yang paling penting bagi saya adalah menikmati masa-masa bebas selagi masih bujang. Beberapa tahun lagi saya mau berkeluarga, hidup dengan seorang istri di pulau kepunyaan sendiri....

Motto hidup saya
Merasa senang denga apa yang saya kerjakan .....

Matt Zuvela/Samuel Limahekin
Editor: Yuniman Farid