1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Mogok Kerja Lumpuhkan Spanyol

Pekerja Spanyol Kamis (29/03) menggelar aksi mogok kerja menentang program reformasi pemerintah. Namun tidak semua sektor ikut dalam aksi mogok tersebut.

Dengan mogok kerja 24 jam serikat pekerja di Spanyol memprotes reformasi pasar tenaga kerja dari pemerintahan Perdana Menteri Mariano Rajoy. Ketua salah satu serikat pekerja terbesar di Spanyol CCOO, Ignacio Fernandez Toxo mengatakan, "Orang-orang ingin mengatakan mereka lebih baik berhenti kerja daripada menerima reformasi itu".

People stand and wait for a bus at Atocha Station in Madrid, Spain, Thursday, March 29, 2012 during a general strike. The one-day trade union sponsored general strike is protesting changes to labor market rules long regarded as among Europe's most rigid that include making it cheaper and easier for companies to lay people off and cutting wages. The banner on the bus stop reads 'Closed because of General Strike'. (Foto:Alberto Di Lolli/AP/dapd)

Mogok kerja di Spanyol

Serikat Pekerja UGT menyampaikan, semua pekerja di pabrik-pabrik otomotif Renault, Volkswagen, SEAT dan Ford Rabu (28/03) malam sudah mulai mogok kerja. Mogok kerja juga berlangsung di pabrik-pabrik lainnya, pelabuhan, pasar-pasar besar, sejumlah stasiun televisi maupun sarana transportasi umum.

Meskipun seruan mogok kerja ditujukan kepada semua sektor lapangan kerja, sejumlah sektor sepeti perbankan dan gastronomi sebagian besar tetap berjalan normal. 58 orang dilaporkan ditangkap dan 9 lainnya luka-luka dalam kerusuhan yang berlangsung sejak Rabu (28/03) malam, saat dimulainya mogok massal tersebut.

Riot police detain an unidentified man during the general strike in Madrid, Thursday, March 29, 2012. Spanish unions angry over economic reforms are waging a general strike, challenging a conservative government not yet 100 days old and joining other troubled European workers in venting their frustration on the street. (Foto:Pedro Acosta/AP/dapd)

Penangkapan saat berlangsungnya aksi mogok kerja di Spanyol

Pemerintah konservatif dari PM Rajoy menekankan, meskipun dilancarkan mogok kerja massal, mereka tidak akan melakukan perubahan atas peraturan yang baru. Reformasi pasar tenaga kerja antara lain meliputi pelonggaran perlindungan PHK dan pembatasan pemberlakuan perjanjian tarif upah. Di Spanyol, tingkat pengangguran saat ini mencapai 23 persen.

DK/AS/rtr/ap