1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Misteri 8 Menit Terbang Rendah Germanwings

Penyidikan penyebab kecelakaan jatuhnya pesawat terbang Germanwings terus berlanjut. Pakar penerbangan menyoroti turun drastisnya ketinggian pesawat dan terbang rendah selama 8 menit tanpa melontarkan sinyal darurat.

Apa yang terjadi pada 8 menit terakhir penerbangan pesawat Airbus A320 yang naas milik Germanwing dengan nomor penerbangan 4U9525 ? Pesawat milik maskapai penerbangan Jerman yang lepas landas dari Bancelona Spanyol menuju Düsseldorf Jerman itu tiba-tiba turun drastis dari ketinggian terbang aman 38.000 kaki ke ketinggian 6.800 kaki. Pesawat terbang selama 8 menit pada ketinggian rendah tersebut hingga akhirnya hilang dari pantauan radar. Pesawat diketahui menabrak gunung di Perancis selatan yang menewaskan seluruh 150 penumpangnya.

Petugas dari kejaksaan Marseille Perancis, Brice Robin yang bertanggung jawab menyidik kecelakaan itu mengatakan: "selama kotak hitam belum dianalisa, terbang rendah selama 8 menit itu masih jadi teka-teki". Robin mengatakan, kejaksaan Perancis masih menanyai sejumlah saksi mata, untuk mengumpulkan informasi lebih lengkap.

Sementara itu pakar penerbangan yang juga pilot serta pembalap Formula 1, Niki Lauda secara senada mempertanyakan: "Mengapa dalam 8 menit itu pilot samasekali tidak menunjukkan reaksinya?" Ia mengatakan, 8 menit penerbangan adalah waktu yang cukup lama bagi kedua pilot untuk bereaksi.

Yang juga jadi misteri adalah mengapa kedua pilot samasekali tidak mengirimkan tanda bahaya atau sinyal keadaan darurat? Para pakar penerbangan menduga kedua pilot menghadapi masalah hingga tidak mampu bereaksi.

Berdasarkan keterangan penanggung jawab Germanwings, pesawat dalam kondisi baik, pilotnya berpengalaman dan cuaca bagus. Pesawat A320 berusia 24 tahun itu sehari sebelum kecelakaan (23/3)menjalani reparasi rutin untuk memperbaiki "Nose Landing Door" yang macet.

Laporan dari pengawas penerbangan Perancis menyebutkan, mereka berusaha mengontak pilot pesawat Germanwings untuk memperingatkan kedua pilot karena terbang terlalu rendah. Tapi nyatanya kedua pilot tidak bereaksi hingga kecelakaan terjadi.

Kotak hitam ditemukan

Sejauh ini para pakar penerbangan yang dilibatkan dalam penyidikan meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak melontarkan spekulasi apapun. Tim pencari di lokasi kecelakaan pegunungan Alipina di Perancis selatan melaporkan telah menemukan kotak hitam pertama dari pesawat Airbus A320 naas itu. Tim melaporkan masih mencari kotak hitam kedua.

Tim evakuasi yang beranggotakan 65 pendaki gunung dan 30 polisi yang menggunakan helikopter menyebutkan, lokasi kecelakaan serta kondisi pesawat menyulitkan evakuasi jenazah korban maupun pecahan pesawat. Disebutkan, pesawat hancur total dan puing terbesar hanya seukuran mobil kecil. Evakuasi diperkirakan akan berlangsung cukup lama, karena beberapa lokasi hanya bisa dicapai dengan bantuan helikopter.

Menteri luar negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier yang meninjau lokasi kecelakaan menggunakan helikopter (24/3) menyebut gambaran mengerikan di sana. Rabu (25/3) ini diagendakan pertemuan antara kanselir Jerman, Angela Merkel dengan PM Spanyol, Mariano Rajoy dan presiden Perancis, Francois Hollande di dekat lokasi kecelakaan. Dari 150 korban tewas, tercatat 67 berkewargaan Jerman dan 45 warga Spanyol.

as/vlz

Laporan Pilihan