1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Misi Pengamat PBB di Suriah Dihentikan

Setelah dua bulan pengamat PBB di Suriah menghentikan misinya. Sebelumnya ketua tim pengamat memperingatkan meruncingnya konflik kekerasan di Suriah.

Misi pengamat militer PBB yang dikirim ke Suriah untuk memonitor gencatan senjata 12 April lalu dihentikan, demikian dikatakan ketua misi tim pengamat PBB Jenderal asal Norwegia Robert Mood, Sabtu (16/06). Satu hari sebelumnya para pengamat yang dikirim oleh PBB untuk bertugas di Suriah, memperingatkan akan meruncingnya konflik secara berbahaya.

Major General Robert Mood, the head of the U.N. observer mission in Syria, speaks during a press conference, in Damascus, Syria, Friday, June 15, 2012. Mood said Friday a spike in violence is derailing the monitoring mission, which is the only functioning part of an international peace plan to calm the country's spiraling crisis. He also blamed both sides of the conflict for the escalating bloodshed. (Foto:Bassem Tellawi, Pool/AP/dapd)

Robert Mood

Ketua misi pengamat PBB untuk Suriah, Jenderal Robert Mood, Jumat (15/06) menuduh baik aparat keamanan dari Presiden Bashar al-Assad maupun pemberontak bersenjata bertanggung jawab bagi eskalasi kekerasan.

Kedua pihak hanya tinggal mengandalkan aksi militer dan tidak lagi berminat akan solusi politis konflik tersebut. Hal ini tentu saja membuat kondisi anggota timnya semakin berbahaya, kata Mood.

Syrian army soldiers, are seen through a damaged military truck window which was attacked by a roadside bomb, in Daraa city, southern Syria, on Wednesday May 9, 2012. The explosion targeted the Syrian military truck just seconds after a team of U.N. observers passed by. An Associated Press reporter who was traveling in the U.N. convoy said three bloodied Syrian soldiers were rushed from the scene after Wednesday's blast, but the U.N. convoy was not hit. (Foto:Muzaffar Salman/AP/dapd)

Serangan terjadap misi pengamat PBB di Daraa

Pertempuran antara militer rezim Assad dan pemberontak Sabtu (16/06) juga terus berlanjut tanpa berkurang intensitas kekerasannya. Aktivis melaporkan di seluruh Suriah sedikitnya 16 orang tewas. Lebih dari 100 lainnya ditangkap di kawasann Masse dan Kafar Susse di Damaskus. Kedua kawasan di ibukota Suriah itu dikenal sebagai markas besar pihak oposisi.

DK/afp/dpa

Laporan Pilihan