1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Militer Pakistan Rebut Kembali Pangkalan Udara dari Taliban

Minggu malam (22/05), milisi Taliban menyerang dan menduduki pangkalan penerbangan angkatan laut Pakistan. Aksi ini merupakan tindakan balas dendam atas kematian Osama bin bin Laden.

default

Pasukan keamanan berjaga di sekitar pangkalan penerbangan yang dikuasai milis Taliban, Minggu (22/05)

Pasukan keamanan Pakistan merebut kembali pangkalan penerbangan angkatan laut Mehran, Karachi, setelah belasan jam baku tembak dengan para milisi yang menyerang pangkalan itu. Dalam serangan Taliban yang terjadi Minggu malam (22/05) di lokasi tersebut, sedikitnya 12 orang tewas dan belasan lainnya terluka.

Beberapa laporan menyebut, para penyerang itu juga menyandera beberapa orang. Hingga hari Senin (23/05), mash terdengar bunyi tembakan dan ledakan-ledakan kecil. Jumlah penyerang belum diketahui pasti, namun diperkirakan sekitar 10 hingga 20 orang. Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rahman Malik mengungkapkan, setelah menyerang, para teroris itu bersembunyi di dalam gedung dan menembak mati seorang pemadam kebakaran yang mencoba mendekati gedung tersebut.

Mendagri Rahman Malik mengungkapkan, "Sebelumnya, Taliban dan Al Qaida sudah mengumumkan akan menyerang instalasi penting dan tentu saja markas bersenjata dan kini mereka telah melakukan aksinya dan saya dapat katakan Pakistan menghadapi perang."

Para teroris mengenakan rompi bom bunuh diri dan mengancam untuk membunuh para sandera. Beberapa media menyebutkan, terdapat seorang teknisi Cina diantara kelompok sandera itu. Namun juru bicara angkatan laut Pakistan, Irfanul Haq, membantah laporan tentang adanya penyanderaan. Pasukan keamanan telah menyisir gedung utama dan mencari kemungkinan teroris yang masih bersembunyi.

Meski demikian, warga Pakistan merasa was-was dengan aksi-aksi serangan ini. Diantaranya, seperti dikatakan seorang warga Karachi, Sohail Hasyim, "Kami yakin bila teroris-teroris ini dapat memasuki pangkalan angkatan laut, lalu bagaimana kami bisa merasa aman di Karachi? Kami letih dengan ketidakamanan dan terorisme. Kami menginginkan perdamaian di Pakistan, dan kami minta semua warag Muslim di manapun bersatu mengakhiri teror."

Payung organisasi puluhan kelompok militan Pakistan, Tehrik e Taliban TTP, mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Juru bicara TTP, Ihsanullah Ihsan, menyatakan serangan militan Islamis terhadap pangkalan tersebut merupakan aksi balas dendam terhadap kematian Osama bin Laden 2 Mei lalu. Ditambahkannya, akan masih ada serangan-serangan selanjutnya.

Serangan ke pangkalan penerbangan angkatan laut Pakistan ini, merupakan serangan ke dua terbesar sejak kematian Osama bin Laden. Pada tanggal 13 Mei lalu, dua pelaku bom bunuh diri menyerang institusi rekrutmen paramiliter di Charsadda. Sedikitnya 80 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka akibat insiden itu.

Ayu Purwaningsih/dpa/rtr/afp

Editor: Hendra Pasuhuk

Laporan Pilihan