1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sosial

Menteri Imigrasi Denmark Sebut Berpuasa Bisa “Berbahaya”

23 Mei 2018

Menteri Imigrasi Denmark Inger Stoejberg dikritik setelah menyarankan warga Muslim menjalankan puasa tidak di tempat kerja. Dia menilai hal itu bisa membahayakan keselamatan kerja.

https://p.dw.com/p/2yBdn
Inger Støjberg
Foto: picture-alliance/dpa/T. Eisenkrätzer

Menteri Imigrasi dan Integrasi Denmark Inger Stoejberg memicu kontroversi di negaranya setelah mengatakan bahwa menjalankan puasa di bulan Ramadan tidak sesuai lagi dengan pasar kerja modern.

Menteri yang punya reputasi menjalankan kebijakan imigrasi yang keras, menulis dalam sebuah posting blog untuk tabloid Denmark BT, masa berpuasa umat Muslim selama sebulan "berbahaya bagi kita semua."

Dalam postingnya, Inger Stoejberg mempertanyakan gagasan kewajiban berpuasa, yang dikatakannya "menjadi salah satu pilar Islam selama 1400 tahun".

Dia menyarankan, jika umat Islam akan berpuasa, mereka harus mengambil cuti dari pekerjaan "untuk menghindari konsekuensi negatif bagi masyarakat Denmark lainnya."

Sebagai contoh, dia mengemukakan pekerjaan pengemudi bis dan pekerja rumah sakit sebagai contoh spesifik tentang kemungkinan dampak negatif berpuasa bagi orang lain.

Reaksi di Denmark

Banyak pengamat yang mengeritik Inger Stoejberg atas pernyataan itu. Mereka mengatakan tidak ada bukti bahwa berpuasa menjadi bahaya di tempat kerja. Direktur perusahaan bis Denmark mengatakan kepada BT, mereka tidak pernah mengalami kecelakaan atau keluhan terkait puasa.

Uni Muslim Denmark lewat media sosial menyatakan, umat Muslim mampu menjaga diri dan masyarakat sekitarnya "bahkan ketika kami berpuasa."

Juru bicara pemerintah Keren Ellmann mengatakan hari Selasa (22/5), komentar Stoejberg tidak mencerminkan pendapat pemerintahan koalisi, namun dia "punya hak untuk memulai debat ini."

Sebelumnya Inger Stoejberg, anggota Partai Liberal konservatif yang ikut dalam koalisi pemerintahan minoritas sejak 2015, memang telah dikenal dengan retorika nasionalisnya. Pada Maret 2017, dia mengatakan bahwa warga Denmark harus melaporkan kalau ada karyawan restoran lokal yang bekerja secara ilegal atau kalau mereka "tidak berbicara bahasa Denmark sama sekali."

hp/vlz (afp, ap)