1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Menjelang Akhir Tahun, Jaringan Teror ISIS di Indonesia Siapkan Serangan

Polisi menangkap beberapa orang pada akhir pekan, yang disebut-sebut merencanakan serangan teror dengan bantuan dana dari ISIS di Suriah. Menjelang pergantian tahun, aparat keamanan makin waspada.

Tim Anti Teror Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap beberapa orang di Pulau Jawa pada akhir minggu, karena mereka diduga sedang menyiapkan serangan teror menjelang pergantian tahun. Seluruhnya ada sembilan orang ditahan. Polisi menyita seperangkat peralatan merakit bom.

Anggota jaringan teroris itu disergap di beberapa kota, antara lain di Majenang (perbatasan Jawa Barat - Jawa Tengah), Sukoharjo dan kota Solo.

Polizei Indonesien Java Terrorismus

Pihak kepolisian menyatakan, mereka memang berada dalam status siaga tinggi, karena ada beberapa indikasi bahwa kelopok teror akan melakukan aksi serangan bom. Sel-sel yang saat ini aktif terutama dibentuk oleh warga Indonesia yang kembali dari Suriah dan bergabung dengan kelompok teror Islamic States (IS) atau ISIS.

"Ditemukan petunjuk yang kuat, bahwa mereka ini merupakan sel kelompok ISIS yang ada di Indonesia, kata jurubicara Kepolisian RI, Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Anton Charliyan.

Selanjutnya dalam konferensi pers di Jakarta hari Senin (21/12) dia mengatakan: "Mereka menerima bantuan dana dan memiliki koneksi dengan Suriah,.

Indonesien Platina

"Apa yang kami kumpulkan sejauh ini, mereka terkait dengan kelompok ISIS,"kata Anton Charliyan. "Mereka mendapat uang dari seorang tokoh senior ISIS, yang bekerja sebagai koordinator untuk menghubungkan ISIS ke Indonesia."

Tapi bukan hanya ISIS yang menyiapkan serangan teror. Polisi menduga bahwa empat dari mereka yang ditangkap berasal dari jaringan al Qaeda yang berafiliasi kelompok Jamaah Islamiyah.

Beberapa media di Indonesia akhir minggu ini memberitakan, ada rencana serangan kepada kelompok Muslim Syiah di Pulau Sematera dan Pulau Jawa..

Charliyan mengatakan, para militan tampaknya merencanakan serangan ke lokasi publik tertentu, terhadap pejabat pemerintah, polisi dan "yang dianggap musuh-musuh ISIS.

Menjelang pergantian tahun, sekitar 150.000 personel aparat keamanan disiagakan untuk menjaga gereja-gereja dan tempat-tempat publik yang vital di seluruh negeri. Keamanan dan pengawasan sudah ditingkatkan di beberapa daerah menyusul serangan teror terkoordinasi di Paris bulan lalu.

Beberapa media juga melaporkan, pemyergapan yang dilakukan akhir minggu ini berkat kerjasama dengan badan intelijen Amerika Serikat, Federal Bureau of Investigation (FBI) dan Polisi Federal Australia.

hp/rn (reuters, afp)

Laporan Pilihan