1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Menhan Jerman di AS, Mencari Strategi Baru bagi Afghanistan

Menhan Jerman, Guttenberg, Kamis (19/11) berada di Washington untuk memperkenalkan diri dan membahas strategi Afghanistan dan NATO. Ia antara lain bertemu dengan Robert Gates, dan penasehat keamanan AS James Jones.

default

Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theodor zu Guttenberg

Bagi Menteri pertahanan Jerman Karl Theodor zu Guttenberg, ini bukan kunjungan mudah. Ia memang disambut hangat di Washington. Namun tema utama yang dibahas cukup rumit, yaitu tentang misi di Afghanistan. Pemerintah Amerika Serikat sendiri masih belum mengambil keputusan, apakah akan mengirim serdadu tambahan ke Afghanistan atau tidak. Dan kalau ya, berapa banyak?

Di kalangan pemerintahan AMerika Serikat sendiri, ada perbedaan pandangan tentang strategi terbaik untuk Afghanistan. Selama konsultasi di Washington, Guttenberg mendapat berbagai masukan tentang rencana presiden AS Barack Obama. Namun ia tidak mau memberi tanggapan terbuka tentang informasi yang didapatnya.

Juga di Jerman, parlemen masih harus menyetujui perpanjangan mandat militernya, Bundeswehr, di Afghanistan. Tapi Jerman tidak bisa menunggu sampai Amerika Serikat memutuskan strategi baru. Jadi mandat militer Jerman sementara ini tidak berubah, yaitu menempatkan maksimal 4500 tentara di kawasan utara Afghanistan.

Jika pemerintah AS sudah mengambil keputusan, Jerman mungkin siap mengirim lebih banyak tentaranya atau meningkatkan partisipasi dalam bentuk lain. Ini ditegaskan lagi oleh menteri pertahanan Jerman Guttenberg di Washington. "Jerman mau dan siap berpartisipasi secara memadai, jika kerangka dasarnya sudah ditetapkan. Dan itu yang kita tunggu dalam beberapa minggu depan.“

Sehubungan dengan misi militer di Afghnanistan, Menteri Pertahanan AS Robert Gates tidak mengajukan tuntutan secara langsung kepada Jerman. "Kami perlu segala bentuk bantuan yang bisa kami dapatkan. Tapi saat ini, Presiden belum mengumumkan strateginya. Jadi untuk mengajukan tuntutan yang spesifik kepada negara lain, masih terlalu dini.“

Bagi Jerman, keputusan Amerika Serikat penting untuk menentukan langkah selanjutnya. Termasuk sampai berapa lama misi militer akan berlangsung. "Jika kita bermaksud menarik pasukan internasional dari Afghanistan, yaitu dengan mengalihkan tanggung jawab secara bertahap kepada warga Afghanistan, itu formulasi yang sering digunakan di Barat, kita perlu kriteria yang jelas tentang target dan jadwal waktu,“ dikatakan Guttenberg.

Guttenberg menambahkan, yang dibutuhkan Afghanistan adalah keamanan, lembaga-lembaga yang berjalan baik dan pengelolaan pemerintahan yang baik. Presiden Afghanistan Hamid Karzai harus berupaya lebih keras lagi dan bukan hanya sekedar mengumbar janji.

Nina Werkhäuser/Hendra Pasuhuk

Editor: Ginanjar