1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosbud

Memulai dari yang Kecil

Menjaga lingkungan, bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita. Demikian ujar pemenang kompetisi jurnalis yang diselenggarakan Deutsche Welle, Yogi Apriandi.

Memadukan aktivitas perlindungan lingkungan sambil berbisnis. Demikian liputan Yogi Apriandi yang berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi jurnalis yang diselenggarakan Deutsche Welle, Jerman bekerjasama dengan Indovision. Ia mengangkat kiprah Greeneration Indonesia (GI), sebuah wirausaha sosial yang bergerak di bidang lingkungan di Bandung, Jawa Barat. Berbeda dengan penggiat-penggiat lingkungan lainnya, GI berbentuk perusahaan sosial.

Dalam acara Global Media Forum, Yogi bercerita, GI awalnya adalah komunitas yang berusaha mengajak masyarakat untuk berperilaku ramah lingkungan. Seiring semakin tren-nya isu Go Green di Indonesia GI semakin berkembang: “Mereka punya banyak program lingkungan. Dimulai dengan hal-hal kecil di sekitar kita yang bisa dilakukan oleh semua orang. Misalnya mengumpulkan kertas bekas untuk diolah dan uangnya dipakai untuk pembibitan pohon kembali, lalu mengganti kantung plastik dengan kantung yang bisa dipakai berulang kali sesuai dengan kampanye mereka yang bertajuk: Diet Kantung Plastik.“

Sambil menyelam minum air

Tak ingin bergantung pada donasi, GI berupaya keras untuk bisa menghidupi aktivitas sosialnya sendiri lewat keuntungan penjualan produk-produk ramah lingkungan. Dipaparkan Yogi, GI memiliki rumusan segitiga berkelanjutan yang terdiri dari tiga pondasi yang harus seimbang antara lingkungan, sosial dan ekonomi: “Sebuah roh positif pemecahan masalah sosial tanpa harus bergantung pada kebijakan pemerintah.” Oleh sebab itu GI tak ingin menjadikan organisasinya sebagai lembaga swadaya masyarakat, melainkan perusahaan.”

Perkembangannya kini, semakin banyak mitra-mitra baru yang mengajak GI untuk bekerjasama dalam menyelesaikan masalah lingkungan.

Go green yang makin trendi

Yogi Apriandi yang menang dalam penghargaan kompetisi jurnalis DW, menulis artikel tentang GI di majalah pria dewasa “Popular”. Dua tahun terakhir majalah itu juga menyoroti gaya hidup, maka Yogi menulis isu lingkungan dalam kaitannya dengan gaya hidup. “Go green makin digemari dan menjadi gaya hidup. Orang-orang mulai bergerak melaksanakan go green. Masalah lingkungan jadi gaya hidup. Dan kita berusaha untuk menginsiprasi masyarakat untuk melakukan yang sama,” tandas Yogi.

Lulusan STEKPI Bandung yang telah menjadi aktivis lingkungan sejak kuliah ini juga bertekad untuk terus mengembangkan tulisan-tulisannya di bidang isu lingkungan yang menjadi gaya hidup. Di antaranya, menggolkan deklarasi pemerintah, yang menargetkan agar Indonesia bebas sampah tahun 2020. “Dimulai dari hal-hal yang kecil, keseharian kita. Memang tidak mudah untuk lebih memperhatikan masalah sampah atau isu lingkungan di sekitar kita. Namun kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi,”pungkas Yogi.

Laporan Pilihan