1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

McDonald's dan KFC Jual Daging Busuk

Restoran-restoran besar seperti McDonald's, KFC dan Pizza Hut digoyang skandal makanan di Cina. Pasalnya salah satu pemasok terbesar diduga kuat mencampurkan daging busuk dalam produk daging olahan

Pemerintah Shanghai memerintahkan penutupan pabrik OSI Group karena memasok daging busuk untuk restoran-restoran besar, termasuk McDonald's dan Kentucky Fried Chicken. Televisi lokal melaporkan bagaimana buruh pabrik mencampurkan daging busuk dengan daging segar untuk diolah kembali.

Dengan cara tersebut OSI Group berhasil mengelabui inspektor McDonald's dan restoran lain. Sementara harian Shanghai Daily melaporkan, selain McDonald's, OSI Group juga menyuplai Burger King, Papa John's Pizza, Starbuck dan restoran Sandwich, Subway.

Selain menutup pabrik, pemerintah kota juga menyita bahan mentah dan produk daging olahan OSI yang diduga menggunakan daging busuk. Langkah pemerintah yang didukung oleh Administrasi Makanan dan Minuman Shanghai itu ditindaklanjuti kepolisian dengan menggelar penyelidikan.



Jika terbukti, manajemen OSI Group terancam "hukuman berat," tulis kepolisian Shanghai dalam pernyataanya.

Skandal Makanan di Cina

McDonald's bereaksi dengan "segera" menghentikan produk buatan pabrik OSI. Langkah serupa juga diambil oleh Kentucky Fried Chicken dan Pizza Hut di Cina. Negeri tirai bambu itu belakangan digoyang sejumlah skandal terkait makanan dan keamanan produk lantaran penegakan hukum yang lemah dan korupsi.

Salah satu skandal terbesar terjadi 2008 silam ketika zat melamin ditemukan pada produk-produk berbasis susu. Akibatnya sedikitnya enam bayi tewas dan 300.000 dirawat di rumah sakit.

Raksasa waralaba AS, Walmart mengklaim awal tahun kemarin pihaknya telah memperketat inspeksi terhadap semua pemasok di Cina. Langkah itu diambil setelah Walmart terpaksa menarik semua produk daging keledai, setelah terbukti mengandung daging rubah.

Tahun lalu kepolisian Cina menangkap ratusan orang karena diduga melanggar undang-undang keamanan makanan, termasuk di antaranya menjual daging tikus dan rubah sebagai daging sapi.


rzn/hp (afp,ap)

Laporan Pilihan