Mantan Bos Bayern München Masuk Penjara | Jelajah Jerman | DW | 02.06.2014
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Jelajah Jerman

Mantan Bos Bayern München Masuk Penjara

'Penjahat pajak' paling terkenal di Jerman saat ini, Uli Hoeness, akhirnya mulai menjalani masa tahanan di penjara.

Lebih dari dua bulan setelah divonis bersalah melakukan penggelapan pajak, Uli Hoeness, akhirnya menjalani masa hukuman. Menurut kantor berita dpa, pria 62 tahun, yang sebelumnya menjabat sebagai presiden klub Bayern München ini, akan menjadi tahanan resmi di penjara Landsberg am Lech, Snein (02/06/14).

Divonis tiga setengah tahun

Kamis (13/03/14) Hoeness dijatuhi hukuman penjara 3 tahun 6 bulan oleh pengadilan di München. Presiden klub Bayern München itu dinyatakan bersalah melakukan penggelapan pajak.

Pengadilan menyatakan, pengakuan diri yang dibuat Uli Hoeness Januari 2013 tidak berlaku. Itu sebabnya Presiden klub Bayern München itu harus dijatuhi hukuman karena melakukan pengggelapan pajak.

Jaksa penuntut Achim von Engel sebelumnya menuntut vonis penjara 5 ½ tahun. Menurut von Engel, Uli Hoeness selama hidupnya memang menunjukkan partisipasi sosial yang tinggi. Namun semua itu tidak bisa melepaskan Hoeness dari jeratan hukum, demikian keterangan kejaksaan.

Hoeness Januari 2013 sebenarnya sudah membuat pengakuan diri. Menurut undang-undang Jerman, penggelap pajak yang membuat pengakuan diri secara sukarela bisa lepas dari jeratan hukum, asal membayar hutang pajaknya.

Namun ada persyaratan ketat untuk prosedur itu. Berkas-berkas yang diajukan Hoeness tahun 2013 ternyata tidak lengkap dan pengakuan dirinya dinyatakan tidak berlaku.

Sembunyikan uang di Swiss

Persidangan terhadap Uli Hoeness dimulai hari Senin (10/03/14). Kejaksaan menuduh Hoeness menggelapkan pajak jutaan Euro dan menyembunyikan uangnya di beberapa rekening gelap di Swiss.

Pihak kejaksaan awalnya menyebut Hoeness mengelapkan pajak senilai 3,5 juta Euro. Namun Hoeness sendiri di pengadilan mengaku, ia menggelapkan pajak jauh lebih banyak lagi, sekitar 18,5 juta Euro.

Belakangan, petugas pajak menerangkan kepada pengadilan setelah mempelajari berkas-berkas rekening bank, utang pajak Uli Hoeness seluruhnya mencapai sekitar 28 juta Euro.

Ada tujuh kasus penggelapan pajak yang dituduhkan kepada Hoeness, karena. Dari tahun 2003 sampai 2009, ia menyerahkan deklarasi keterangan pajak yang tidak benar. Uang yang disembunyikan di Swiss itu digunakan untuk berspekulasi, terutama dengan devisa.

hp/vlz (dpa, afp)

Laporan Pilihan