1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosbud

Madonna, Penyanyi Perempuan Paling Sukses

Penyanyi terkenal asal AS, Madonna merayakan ulang tahunnya yang ke-53 Selasa (16 Agustus 2011). Walaupun Madonna tidak hanya aktiv sebagai penyanyi, di dunia musik ia sudah menjadi artis solo paling sukses.

Madonna singt in Helsinki vor 85.000 Fans Pop singer Madonna performs during her Sticky and Sweet Tour concert in Jatkasaari, Helsinki, 6 August 2009. 85.000 tickets were sold for the concert and it was the biggest not free of charge concert held in the Nordic Countries ever. LEHTIKUVA / Martti Kainulainen (FINLAND OUT) +++(c) dpa - Report+++

Madonna

Sebagai penyanyi Madonna sudah menjual 300 juta rekaman di seluruh dunia, dan diakui Guinnes World Records sebagai bintang perempuan yang paling banyak membuat rekaman di seluruh dunia.

Menurut Asosiasi Industri Rekaman Amerika (RIAA) ia adalah penyanyi rock perempuan yang menjual paling banyak rekaman di abad ke-20, dan yang kedua di AS, setelah Barbra Sreisand. Tahun 2008 majalah musik Billboard menempatkan Madonna di peringkat kedua dalam daftar 100 artis paling top di dunia, di bawah The Beatles. Ini menjadikannya artis solo paling sukses dalam sejarah tangga musik Billboard.

Tidak Hanya Pemusik

Karir Madonna tidak hanya terbatas di dunia musik. Ia sudah mulai aktiv sebagai pemain film sejak 1979. Kritik yang dilontarkan berbeda-beda. Ia mendapat pujian besar dan Golden Globe Award sebagai pemain film perempuan terbaik dalam kategori "musical" dalam film berjudul Evita, tahun 1996 lalu, di mana ia berperan sebagai Evita Peron, istri mantan Presiden Argentina, Juan Peron.

Tetapi bagi film-film lainnya, Madonna mendapat kritik keras. Ia juga pernah menjadi desainer mode, menulis buku untuk anak-anak, dan menjadi sutradara serta produser. Majalah Time menempatkan Madonna sebagai salah satu dari 25 perempuan paling berkuasa di abad ke-20, karena ia menjadi tokoh berpengaruh dalam musik kontemporer. Madonna terkenal antara lain karena terus menciptakan musik dan gambaran dirinya yang selalu baru.

ARCHIV - Popdiva Madonna (Archivfoto vom 24.04.2008) darf nun doch das vierjährige Waisenkind Chifundo Mercy James aus Malawi adoptieren. Das berichtete der britische Sender BBC am Freitagmorgen. Das oberste Berufungsgericht des südafrikanischen Landes in Blantyre habe der Berufung des Popstars stattgegeben. Ein anderes Gericht hatte die Adoption im April abgelehnt. Madonna hat bereits den Halbwaisen David Banda aus Malawi adoptiert. Außerdem hat sie zwei ältere Kinder: Rocco (8) aus ihrer Ehe mit Ex-Mann Guy Ritchie und Lourdes (12) aus einer Beziehung mit ihrem ehemaligen Fitness-Trainer Carlos Leon. EPA/PETER FOLEY (zu dpa 0310) +++(c) dpa - Bildfunk+++

Anak Piatu

Madonna Louise Ciccone lahir tanggal 16 Agustus 1958 di Bay City, Michigan AS. Ayahnya adalah anak imigran asal Italia dan bekerja sebagai mekanik. Ibunya berasal dari Kanada. Madonna adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Ibunya meninggal tahun 1963, ketika Madonna baru berusia lima tahun.

Madonna menikah dengan bintang film Sean Penn tahun 1985. Tahun 1989 mereka bercerai tanpa punya anak. Dari tahun 2000 hingga 2008 ia menjadi istri sutradara Inggris, Guy Ritchie. Ia punya dua anak kandung. Sejak Oktober 2006 ia berusaha mengadopsi anak laki-laki berusia 15 bulan, yang bernama David, dari Malawi. Mei 2008 lalu adopsi tersebut diresmikan. Juni 2009 Madonna kembali mengadopsi seorang anak dari Malawi, namanya Mercy.

Minnie Mouse di Atas Balon Gas

Madonna tidak memiliki volume suara seperti penyanyi-penyanyi top lainnya, misalnya Whitney Houston atau Mariah Carey, sehingga, misalnya oleh majalah Jerman Der Spiegel, ia disebut Minnie Mouse di atas balon gas. Meskipun demikian, Madonna biasanya menulis sendiri lirik lagu-lagu yang dinyanyikannya. Ia juga tahu sejak awal bagaimana sebuah lagu harus terdengar, atau seluruh album.

Tema-tema liriknya sering berkisar pada kesedihan karena kematian ibunya, keluarganya, pemikirannya, kesenangannya menari, pesta dan musik, juga seksualitas. Bagaimana kiprah Madonna selanjutnya, kita simak di lain waktu.

Marjory Linardy

Editor: Luky Setyarini