1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Media & Komunikasi

Lewat Fungsi Unik, Snapchat Rangkul Kaum Remaja

Snapchat menjadi tren kalangan muda di Amerika Serikat. Layanan ini memungkinkan penghapusan otomatis pesan yang dikirim .

"Snapchat" - bagi remaja berusia 13 tahun bernama Coral Fairchild merupakan alat komunikasi di era telepon lewat jaringan internet yang telah berhasil mengungguli layanan pengiriman pesan lainnya seperti SMS.

Gadis yang berasal dari California ini bermaksud mengirimkan pesan tulis dan gambar lewat Snapchat. Sebelum mengirimkan pesan, terlebih dahulu ia menambahkan gambar kumis di foto yang akan ia kirim dan menuliskan pesan di speech bubble atau ruang percakapan seperti yang ada dalam buku komik.

“Kita bisa membuat foto-foto selfie dan merubahnya menjadi foto putri raja, kuda unicorn atau apapun yang kita inginkan,“ jelasnya. Dan jika foto-foto tersebut ternyata memalukan, foto-foto itu bisa menghilang dengan sendirinya.

Layanan Unik Snapchat

Snapchat- layanan jasa pengiriman pesan yang berbasis di selatan California ini menjadi sangat diminati karena memiliki fungsi layanan unik yang memungkin orang untuk mengirimkan pesan foto atau potongan video yang bisa menghilang dengan sendirinya dalam waktu 10 detik atau kurang dari itu setelah dibuka oleh penerima pesan.

Keunikan layanan ini sempat menimbulkan kekhawatiran bahwa Snapchat akan digunakan secara sembrono oleh para remaja untuk mengirimkan foto-foto memalukan. Sebab para remaja tersebut bisa merasa aman setelah mengirimkan foto-foto memalukan mereka, karena tahu foto-foto tersebut akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 10 detik.

Mattew Johnson, direktur organisasi non profit MediaSmarts menyebutkan kekhawatiran tersebut sebagai sesuatu yang tak beralasan. “Tak ada bukti jika Snapchat telah digunakan lebih sembrono dibanding pesan layanan lain,“ kata Johnson. “Secara umum insting para remajahttp://www.dw.de/kaum-muda-bereaksi-negatif-atas-teknologi/a-17165676 sangat bagus dan dalam banyak hal mereka punya cara penanganan secara sosial dan emosional yang lebih baik menyangkut teknologi ini, melebihi apa yang kita pikirkan,“ tambahnya.

Menurut Johnson, percakapan menggunakan pesan gambar sementara seperti yang ada di Snapchat bisa mengurangi potensi kesalahpahaman. Karena pesan-pesan tersebut dikirim, disertai dengan pesan ekspresi atau isyarat-isyarat visual lainnya yang tak ada di email atau pesan layanan tulis lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa para pengguna Snapchat biasanya bermaksud tak serius, melainkan hanya bercanda, jelas Johnson.

baca halaman berikutnya

Laporan Pilihan