1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kunjungan Presiden Jerman di Rusia

Kunjungan kenegaraan resmi pertama Presiden Jerman Christian Wulff adalah Rusia. Di Moskow ia bertemu dengan Presiden Rusia Medvedev. Setelah pembicaraan di Kremlin kedua presiden memuji hubungan bilateral Jerman-Rusia

default

Presiden Medvedev (kanan) dan Presiden Jerman Wulff dalam konferensi pers di Moskow (12/10)

Sejak penerbangan ke Moskow Presiden Jerman Christian Wulff sudah senang membayangkan terutama satu hal, yakni keramahan warga Rusia. Sejak tahun 1984, jadi masih sejak masa Uni Sovyet, Wulff sudah berulang kali mengunjungi Rusia. Sebagai presiden ia mengenal keramahan Rusia dari sisi lain. Seluruh jalan tol diblokir untuknya, sementara aula terindah Kremlin dibuka untuknya.

"Ini bukan hal yang biasa, melainkan sebuah hadiah dimana kami warga Jerman selalu mengetahui apa artinya serangan Jerman terhadap Rusia lebih dari 70 tahun lalu."

Hal yang semakin menggembirakan Wulff adalah kedekatan antara Jerman dan Rusia, yang disebut oleh presiden Jerman itu sebagai keterikatan hubungan batin. Berulang kali pembicaraan membahas hubungan ekonomi yang baik. Jerman adalah mitra terpenting kami di Eropa. Demikian ditekankan Presiden Rusia Dmitri Medvedev.

“Kami mengikuti sebuah gagasan, dimana ekonomi Rusia diubah strukturnya sedemikian rupa, sehingga tidak hanya tergantung dari bahan mentah, melainkan juga mengembangkan teknologi tinggi. Kami ingin meragamkan perekonomian Rusia. Untuk itu kami mengandalkan Jerman sebagai mitra kami."

Lebih lanjut Medvedev menekankan, setelah kemerosotan ekonomi tahun lalu, tingkat hubungan dagang dengan Jerman kini kembali mencapai tingkat seperti sebelum terjadinya krisis, dan tingkat investasi kembali meningkat. Pemerintah Rusia menanam investasi besar dalam kereta-kereta api super cepat ICE produksi perusahaan Siemens, yang jauh mempersingkat waktu tempuh dari Moskow ke Saint Petersburg.

Christian Wulff bersama anggota delegasi juga menempuh perjalanan itu dengan kereta api super cepat "Sapsan". Tapi lebih dari hubungan dagang, masih ada beberapa sektor yang menurut presiden Jerman itu dapat ditingkatkan

„Juga di bidang dialog negara hukum, administrasi yang ramah warga dan keamanan negara hukum."

Dalam pembicaraanya dengan Wulff, Presiden Rusia Medvedev membahas tema-tema di luar hubungan Jerman-Rusia. Keterlibatan Rusia dalam arsitektur keamanan Eropa dinilainya belum cukup. Masih ada negara-negara Uni Eropa, Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa, yang bukan anggota NATO. Bagi Medvedev ini struktur yang menjadi jenuh.

Setelah pembicaraan mendalam di Moskow Wulff melanjutkan perjalanannya ke Tver, dimana ia mengunjungi pusat antisipasi krisis. Di sana Presiden Jerman itu akan mengetahui lebih jauh apakah perlindungan kebakaran atau penanggulangan kebakaran di Rusia, dapat ditingkatkan dengan bantuan Jerman.

Nina Werkhäuser/Dyan Kostermans

Editor: Setyarini