1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kunjungan Bersejarah PM India ke Myanmar

PM India bertemu Presiden Myanmar untuk membicarakan hubungan perdagangan dan energi, serta menyaingi pengaruh pesaingnya, Cina, di kawasan tersebut.

Manmohan Singh menjadi perdana menteri India pertama yang berkunjung ke Myanmar dalam 25 tahun terakhir. Ia disambut oleh Presiden Thein Sein di Naypyidaw. India mengincar kesepakatan dengan negara tetangganya setelah reformasi di Myanmar mengakhiri isolasi internasional. Singh akan bertandang ke kota Yangon hari Selasa (29/5) untuk berbincang dengan pimpinan oposisi Aung San Suu Kyi. Langkah ini dianggap sebagai pertanda, bahwa India juga ingin memperbaiki hubungan dengan aktivis veteran tersebut.

Pemerintah New Delhi sempat dikenal sebagai pendukung Suu Kyi. Namun, pertengahan tahun 90an, mereka mengubah taktik dan mendapat kritik internasional karena keterlibatan dengan bekas junta militer Myanmar. Sejak itu, India kembali menyuarakan dukungan reformasi di Myanmar, termasuk terpilihnya Suu Kyi ke parlemen April lalu.

Singh menyusul serangkaian politisi papan atas yang datang ke Myanmar, setelah dunia internasional mulai meringankan sanksi dan meningkatkan harapan bahwa negara ini bisa menjadi pasar perbatasan besar berikutnya. Selain itu, Singh juga ingin memperluas pengaruh India setelah selama setengah abad Myanmar di bawah kekuasaan militer bergantung pada investasi dan dukungan politik Cina. Proyek infrastruktur di Myanmar yang didukung India termasuk pelabuhan Sittwe di Teluk Bengal. Namun, masih tertinggal jauh dari yang dilakukan pemerintah di Beijing yang berada di balik perkembangan energi besar.

Indian menganggap Myanmar sebagai batu loncatan untuk memiliki hubungan yang lebih erat dengan negara-negara anggota ASEAN dan mendapat mitra kunci untuk memerangi pemberontak dan menstimulasi pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan timur laut.

vlz (afp, rtr)

Laporan Pilihan