1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kubu Konservatif Menang Pemilu Spanyol

Di tengah krisis ekonomi, Spanyol menghadapi pergantian pemerintahan. Partai Rakyat di bawah pimpinan Mariano Rajoy berhasil merebut mayoritas di majelis rendah.

Spanish Popular Party (PP) candidate for Prime Minister Mariano Rajoy gestures during a press conference after voting on 20 November 2011.

Calon PM baru Spanyol, Mariano Rajoi

Sekalipun Partai Rakyat PP secara meyakinkan memenangkan pemilihan umum hari Minggu (20/11), calon Perdana Menteri baru Mariano Rajoy berusaha meredam harapan yang berlebihan. ”Kami tidak akan membuat keajaiban. Kami juga memang tidak menjanjikan akan terjadi keajaiban,” kata Rajoy di hadapan para pendukungnya. Ia selanjutnya mengatakan, tantangan utama yang dihadapi Spanyol saat ini adalah pengangguran, defisit anggaran, utang yang terlalu tinggi dan stagnasi ekonomi.

Perhitungan sementara sampai hari Minggu tengah malam menunjukkan, Partai Rakyat PP berhasil merebut mayoritas mutlak dalam pembagian kursi di parlemen. Dari seluruhnya 350 kursi, PP berhasil mengumpulkan sedikitnya 186 kursi. Sebelumnya, PP hanya memiliki 154 kursi. Ini merupakan keberhasilan bersejarah bagi partai konservatif. Sedangkan Partai Sosialis PSOE yang memerintah hanya mendapat 110 kursi dari sebelumnya 169 kursi. PSOE kehilangan sepertiga mandat yang dimilikinya.

Hasil pemilu parlemen memang dipengaruhi oleh krisis ekonomi dan keuangan yang melanda Spanyol. Tingkat pengangguran di Spanyol menunjukkan angka tertinggi di antara anggota Uni Eropa. Lumpuhnya perekonomian dan utang yang tinggi membuat situasi makin parah. Kubu sosialis di bawah pimpinan Perdana Menteri José Luis Zapatero dianggap gagal mengambil langkah menanggulangi krisis. Zapatero sendiri kemudian menyatakan tidak mencalonkan diri lagi, setelah memimpin Spanyol selama dua masa legislasi. PSOE lalu mencalonkan Alfredo Pérez-Rubalcaba, yang tidak mampu menyaingi popularitas Mariano Rajoy, kandidat utama konservatif.

Mariano Rajoy, 56 tahun, adalah tokoh lama di panggung politik Spanyol. Tahun 2004 dan 2008 ia sudah mencalonkan diri menentang Zapatero. Kali ini berhasil naik ke tampuk kekuasaan. Tapi Rajoy harus menjalankan program penghematan drastis. Ia mengumumkan akan melakukan penghematan di semua bidang, kecuali di sektor dana pensiun. ”Saya akan membawa Spanyol keluar dari krisis”, demikian janji Rajoy selama masa kampanye. Namun masih belum jelas, apa program pemerintah yang baru.

Pemilihan parlemen ini menandai akhir era José Luis Zapatero. Sebenarnya masa pemerintahannya baru berakhir bulan Maret 2012. Namun Zapatero memutuskan pemilihan umum yang dipercepat, setelah krisis ekonomi dan protes masyarakat makin meluas. Tingkat partisipasi pemilu parlemen kali ini sekitar 71.7 persen, lebih rendah daripada pemllu parlemen 2008.

Hendra Pasuhuk/dpa/afp
Editor: Yuniman Farid