1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

KTT APEC dengan Konstelasi Politik Baru

Forum Ekonomi Asia Pasifik kali ini yang digelar di Beijing diwarnai konstelasi politik baru di Amerika maupun di Asia. Obama ibarat bebek lumpuh, sementara Cina berusaha mendongkrak dominasi regional.

Friksi hubungan antara Washington dan Beijing yang sedang memuncak terkait sengketa perdagangan bilateral, masalah kelautan serta keamanan siber, kini menjadi instrumen penting bagi Cina untuk makin menekan Amerika Serikat. Presiden Cina Xi Jinping mengumumkan sebuah zona perdagangan bebas regional, sebagai tandingan dari kemitraan Trans-Pasifik yang digagas AS bersama 10 negara lain, tanpa keikutsertaan Cina.

Padahal seiring dengan makin lemahnya posisi Presiden Barack Obama di tatanan politik dalam negeri, setelah kekalahan Demokrat dalam pemilu sela, ia justru berusaha memperkuat posisinya di panggung politik internasional. Obama mengharapkan dengan berpaling ke Asia, khususnya ke Cina, ia bisa mengambil fokus baru dalam tema bisnis dan ekonomi.

Obama mit Xi 10.11.2014 APEC Gipfel

Obama dan XI, dua tokoh yang berebut dominasi di kawasan Asia-Pasifik.

"Kami ingin melihat Cina sukses, sekaligus menghendakinya sebagai mitra yang menjunjung aturan internasional, bukan melanggarnya," ujar Obama dalam sebuah konferensi pers. Target Amerika adalah menggolkan kesepakatan perdagangan dengan Cina, yang saat ini menjadi kekuatan ekonomi nomor dua terbesar dunia, agar bersedia membuka akes ke pasar domestiknya.

Sebaliknya, Cina, yang jadi tuan rumah KTT APEC, juga hendak mengklaim dominasi bisnis dan perdagangan serta keamanan di kawasan, yang selama ini strukturnya dikuasai Amerika. Cina mengharapkan tercapai konsensus ekonomi yang berorientasi ke Asia-Pasifik tanpa campur tangan Amerika, hingga mengukuhkan dominasi Beijing di kawasan bersangkutan.

Kawasan Asia-Pasifik menjadi amat penting di tatanan global, karena 21 negara anggotanya mencakup sekitar 40 persen populasi dunia dan memberikan kontribusi sekitar 60 persen bagi output ekonomi dunia. Tidak mengherankan jika semua pemain penting ekonomi berebut pengaruh di kawasan ini.

Puji Indonesia

Di hari pertama KTT APEC di Beijing, Obama duduk bersama Presiden Joko Widodo, membahas berbagai tema. Obama menyebut terpilihnya Jokowi sebagai memberikan inspirasi, dan menunjukkan penegasan terhadap transisi demokrasi total di Indonesia.

"Demokrasi di Indonesia tumbuh subur dan menjadi model bagi toleransi serta pluralisme yang ingin kita lihat di seluruh dunia," kata presiden AS itu. Obama juga mengundang Jokowi untuk berkunjung ke Washinton tahun depan.

Menanggapi pujian Obama, Presiden Joko Widodo mengatakan, terpilihnya dia menjadi presiden, menjadi bukti bahwa Islam dan demokrasi bisa berjalan seiring. Jokowi juga berjanji akan terus memerangi ekstrimisme di Indonesia.

Cina dan Jepang mendekat

APEC Gipfel Shinzo Abe und Xi Jinping 11.11.2014 Peking

Xi dan Abe berusaha redakan ketegangan bilatreral.

Sementara itu, Cina dan Jepang kini juga berusaha menggalang kekuatan di kawasan, sekaligus menyingkirkan sengketa yang masih menghantui. Presiden Cina Xi Jinping dan PM Jepang Shinzo Abe secara khusus menggelar pertemuan selama 30 menit di balik pintu tertutup untuk membicarakan peredaan ketegangan.

Cina dan Jepang belakangan ini dirundung sengketa perebutan kedaulatan atas kepulauan di Laut Timur Cina, Senkaku versi Jepang atau Diaoyou versi Cina. Diperkirakan kepulauan karang kecil itu mengandung cadangan minyak cukup besar. Selain itu Cina masih memiliki ganjalan terhadap Jepang, berkaitan dengan sejarah perang dunia kedua.

Seusai pertemuan, PM Jepang Abe berkomentar pendek, kedua pihak telah melakukan langkah pertama bagi perbaikan hubungan diplomatik. Pekan lalu Cina dan Jepang telah mengeluarkan pernyataan bersama, yang menegaskan kesepakatan untuk secara bertahap meningkatkan dialog politik, diplomatik dan keamanan.

as/vlz(rtr,afp,dpa,ap)

Laporan Pilihan