1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

Kru AS-Rusia Tiba di ISS Setelah 2 Hari Tertunda

Kapsul Soyuz berhasil merapat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mengirim dengan selamat kru Rusia-AS. Tibanya Soyuz sempat tertunda selama dua hari dikarenakan kendala teknis.

Pesawat ruang angkasa Soyuz TMA-12M akhirnya tiba di ISS hari Kamis (27/03/14), dua hari setelah salah satu mesin roket gagal berfungsi sesuai rencana, memaksa kapsul tersebut mengorbiti bumi hingga kesempatan merapat berikutnya.

Tibanya kosmonot Rusia, Alexander Skvortsov dan Oleg Artemyev, serta astronot NASA Steven Swanson membawa ISS menuju kapasitas penuhnya yakni enam awak. Mereka menggantikan tiga kru yang kembali ke bumi awal bulan Maret.

Ketiga awak tersebut bertolak dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan hari Selasa (25/03/14), dan seharusnya mencapai ISS enam jam kemudian. Namun dua jam setelah peluncuran, kapsul Soyuz gagal menembakkan salah satu mesin roketnya.

Pesawat antariksa ini terpaksa mengorbiti bumi sebanyak 34 kali hingga akhirnya bisa merapat ke ISS. Menurut NASA, kapsul Soyuz “tidak mampu merampungkan tembakan mesin roket ketiganya untuk menyempurnakan penerbangan" menuju ISS.

Masalah matematis?

Belum jelas apa penyebab kegagalan mesin roket. Namun petinggi perusahaan roket negara Rusia, Energia, yang menyuplai mesin roket Soyuz, mengatakan bahwa miskalkulasi matematis mungkin bertanggung jawab atas kendala ini.

"Mungkin saja matematis, bisa juga masalah pemancar atau kegagalan mesin," ujar Vitaly Lopota hari Rabu (26/03/14), menurut kantor berita Interfax. "Namun kemungkinan besar masalahnya matematis."

Komentator misi NASA Rob Navias mengatakan bahwa penyebab kegagalan mesin roket masih diselidiki. Analisa awal mengindikasikan bahwa pesawat luar angkasa tersebut satu derajat melenceng dari jalur yang seharusnya, jelas Navias. Ini dapat menyebabkan komputer Soyuz secara otomatis membatalkan pembakaran mesin.

cp/vlz (rtr, ap, afp)