1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Korut Gagal Ujicoba Rudal Nuklir

Korea Utara lagi-lagi menggelar ujicoba peluru kendali ballistik antar benua. Namun ujicoba tersebut dikabarkan mengalami kegagalan. Jepang bereaksi dengan menyiagakan militernya

Nordkorea Atomtest

Diktatur Korea Utara menyimak ujicoba peluru kendali antar benua pertengahan Maret silam

Rencana Korea Utara melakukan ujicoba peluru kendali jenis BM25 Musudan di pantai timur mengalami kegagalan. Menurut militer Korea Selatan, rudal seharusnya diluncurkan pada Selasa pagi waktu setempat. Peristiwa tersebut menambah panjang daftar rangkaian kegagalan ujicoba rudal ballistik oleh Korea Utara.

Kendati gagal, rencana Pyongyang tersebut makin memeperparah ketegangan di kawasan. Jepang misalnya menempatkan militernya dalam status siaga. "Korea Utara tidak menunjukkan keinginan untuk mengakhiri program nuklirnya," ujar Menteri Pertahanan Jepang, Jendral Nakatani kepada awak media di Tokyo.

Tonton video 00:32

Korut Terus Provokasi Jepang dan Korsel

"Sebab itu kami akan melanjutkan kerjasama dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mengawasi program nuklir Korut dengan seksama," imbuhnya.

Korea Utara awalnya berniat melakukan tiga ujicoba rudal Musudan April silam. Namun semua mengalami kegagalan. Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip seorang sumber di pemerintahan, bahwa rudal meledak bersamaan dengan saat peluncuran.

Cina juga jengkel pada Korut

Bahkan Cina yang tergolong sekutu terdekat Korut mewanti-wanti Pyongyang agar tidak melakukan tindakan yang memperuncing konflik di kawasan.

Infografik Reichweite der nordkoreanischen Rakete Englisch

Daya jelajah peluru kendali Musudan yang diujicoba Korea Utara

"Situasi di semenanjung Korea tetap rumit dan sensitif," kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying terkait ujicoba rudal Korea Utara. "Kami kira semua pihak harus menghindari setiap tindakan yang menambah ketegangan."

Cina belakangan semakin kehilangan sabar terhadap jirannya itu. Maret lalu pemerintah di Beijing menyetujui sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Korut menyusul ujicoba senjata nuklir.

Korea Selatan meyakini Kim Jong Un memerintahkan serangkaian ujicoba rudal dan hulu ledak nuklir milik pemerintah di Pyongyang dalam tempo singkat. "Mereka pasti sedang tergesa-gesa. Mungkin Kim Jong Un kecewa dengan kegagalan ujicoba," ujar Lee Choon Geun, Peneliti Senior di Institut Sains dan Teknologi Korea Selatan.

rzn/as (rtr,afp,ap)

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait