1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Korban Selamat Concordia Belum Dapat Ganti Rugi

Enam bulan setelah kecelakaan Costa Concordia, para korban selamat masih berjuang mendapatkan haknya. Mereka menuntut hukuman setimpal bagi mereka yang bertanggung jawab dan kompensasi yang memadai.

Perusaahan operator kapal pesiar Costa Concordia menawarkan uang ganti rugi sebesar 11.000 Euro ditambah 3.000 Euro untuk pengeluaran tambahan. Sekitar 10 persen korban selamat asal Jerman tidak bersedia menerima tawaran ini, demikian dikatakan pengacara Andreas Widmann.

Bukan saja penumpang asal Jerman yang tengah bertikai mengenai ganti rugi ini. Menurut pengakuan John Arthur Eaves, pengacara Amerika Serikat ini mewakili sekitar 120 korban Concordia dari seluruh dunia. Eaves menuntut sedikitnya 100.000 US Dollar bagi setiap kliennya dan 2 sampai 5 juta Dollar bagi korban tewas. John Arthur Eaves telah menyodorkan tuntutan terhadap perusahaan pembuat kapal Concordia.

Masih Terdapat Korban Hilang

Bangkai kapal pesiar Costa Concordia masih tergeletak di lepas pantai Italia. Kapal pesiar mewah seberat 500.000 ton dan dengan panjang 290 meter ini menghantam karang di sekitar Pulau Giglio pada tanggal 13 Januari 2012. Sekitar 4.200 penumpang dan awak berada di atas kapal saat kecelakaan terjadi. 30 orang dilaporkan tewas dan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Pada pertenghan Juni lalu, dimulai operasi pengangkatan bangkai kapal, yang diperkirakan akan berlangsung berbulan-bulan. Hari Kamis (12/07), dimulai operasi menyingkirkan batu karang yang menembus bagian sisi kapal.

Italien Schiffsunglück Costa Concordia bei Giglio Kapitän Francesco Schettino

Francesco Schettino saat wawancara dengan stasiun Canale 5

Proses Penyelidikan

Saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap kapten kapal Francesco Schettino, lima awak kapal dan tiga pimpinan perusahaan pelayaran Costa Croociere. Francesco Schettino antara lain dituduh telah melakukan kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain, sebagai penyebab kecelakaan dan meninggalkan kapal saat evakuasi penumpang. Selain itu, pihak kejaksaan juga menduduh bahwa Schettino terlambat memberitahukan kecelakaan yang terjadi kepada penjaga pantai.

Francesco Schittino, yang baru-baru ini dibebaskan dari tahanan rumah, untuk pertama kalinya setelah kecelakaan melakukan wawancara televisi. Schettini meminta maaf dan mengatakan bahwa ia selalu memikirkan para korban. Schettino mengakui bahwa ia tidak cukup melakukan tindakan yang tepat saat ia mengetahui bahwa kapal berlayar terlalu dekan dengan Pulau Giglio.

Walaupun pengakuannya ini, Schettino tidak bersedia mengambil penuh tanggung jawab atas kecelakaan ini. Pada saat kapal menabrak karang, dikatakan Schettino, ia tengah berada di dek dan memberikan perintah kepada bawahannya. Sementara itu, pernyataan Schettino yang menyebut karamnya Concordia sebagai “kecelakaan yang banal“ telah mengundang kemarahan.

yf/ap (dpa/afp/rtr)