1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Piala Dunia 2014

Korban Berjatuhan Pada Partai Uji Coba di Afrika Selatan

Kerusuhan berdarah lima hari menjelang Piala Dunia: Partai uji coba antara Nigeria dan Korea Utara diwarnai panik massa yang menelan 20 korban luka-luka. Aparat keamanan gagal mengendalikan penonton yang membludak

default

Pasukan keamanan mencoba menahan laju massa yang berusaha menerjang pintu gerbang

Pertandingan uji coba antara Nigeria dan Korea Utara, minggu (6/6), di Johannesburg sempat diwarnai panik massa. Sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka, ketika para penonton yang membludak berusaha merobohkan pagar menuju stadion yang sebelumnya telah ditutup oleh aparat keamanan. Sebagian korban harus dilarikan ke rumah sakit, di antaranya diduga terdapat seorang bocah.

"Mereka mencoba merobohkan gerbang untuk dapat masuk ke stadio," ujar salah seorang jurubicara kepolisian. Sebelumnya pihak penyelenggara mengumumkan, untuk pertandingan tersebut tidak dikenakan biaya tiket, alias gratis. Meski demikian polisi menduga sejumlah oknum mencoba menjual tiket palsu.

Seorang polisi menyuarkan dugaan miring terhadap Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). "Fifa mengingkan agar tiketnya gratis, sekarang mereka merasakan sendiri akibatnya." Pertandingan itu sendiri tidak mendapat kawalan personel keamanan Piala Dunia lantaran dianggap sebagai partai uji coba dan sebab itu tidak di bawah naungan FIFA.

Aparat keamanan gagal kendalikan massa

Dalam insiden tersebut seorang polisi menderita luka parah. "Ia terkubur di balik gerbang yang jatuh dan diinjak-injak massa", ujar jurubicara kepolisian. Lebih dari 10.000 penonton menunggu di depan stadion yang terletak di luar kota Johannesburg. Ketika gerbang dibuka, sebagian penonton yang kebanyakan mengenakan kostum timnas Nigeria menyerbu masuk.

Setelah gelombang pertama masuk, petugas menutup sementara gerbang stadion. Namun ketika pintu kembali dibuka, sisa pendukung yang kehabisan sabar menyerbu masuk. Aparat mengaku tidak menyangka minat penonton yang teramat besar. Kapasitas stadion itu sendiri dapat dipastikan tidak mampu menampung lebih dari 10.000 penonton.

Fussball Johannesburg Panik Nord Korea Nigeria No Flash

10.000 pentonton mencoba masuk ke dalam stadion saat pertandingan uji coba antara timnas Nigeria dan Korea Utara di Johannesburg.

Serbuan penonton ditanggapi oleh petugas dengan kembali menutup gerbang stadion yang hanya memperparah situasi. Saksi mata melaporkan, belasan pendukung Nigeria terinjak-injak di depan pintu, ketika lagu nasional sedang dibuniykan di dalam stadion. Massa kembali mencoba menyerbu masuk di masa istirahat seusai babak pertama.

Keamanan Piala Dunia?

Insiden tersebut kembali menghangatkan diskusi seputar situasi keamanan di Afrika Selatan menjelang Piala Dunia. Menteri keamanan Nathi Mthethwa menjamin, selama penyelenggaraan Piala Dunia, Afrika Selatan akan menjadi "tempat paling aman di dunia." Sementara Kepala Kepolisian Bheki Cele menjanjikan "langkah pengamanan terbaik di dunia".

Pertandingan di dalam stadion sempat dihentikan untuk sementara ketika kedudukan masih 1:0 untuk Nigeria. "Polisi meminta saya untuk menyela pertandingan akibat kerusuhan dan korban luka," ujar wasit Steve Goddard. Setelah sekitar lima menit, Goddard kembali melanjutkan pertandingan.

Duel itu sendiri berakhir 3:1 unruk Nigeria. Yakubu Aiyegbeni (15.), Victor Obinna (62., penalti) dan Obafemi Martins dari VfL Wolfsburg (88.) memastikan kemenangan "Super Eagle". Jong Tae Se (64.) memperkecil ketertinggalan untuk Korea Utara yang setelah pengusiran terhadap Cha Jong Hyok di menit ke-82, hanya bermain dengan sepuluh orang.

Rizki Nugraha/sid/rtr
Editor: Dyan Kostermanns

Laporan Pilihan