1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kesepakatan Koalisi Besar Jerman Tercapai

Pimpinan dua partai terbesar Jerman mencapai kesepakatan sementara untuk membentuk pemerintahan koalisi setelah berminggu-minggu negosiasi menyusul pemilu September lalu.

Sesi negosiasi terakhir di Berlin berlangsung hingga 17 jam, diakhiri kabar sebuah persetujuan tak lama setelah pukul 5 pagi. Partai Kristen Demokrat (CDU) dan Partai Sosial Demokrat (SPD) berencana mempresentasikan detail kesepakatan koalisi hari Rabu (27/11/13).

Para pemimpin memasuki hari-hari terakhir perundingan dengan sejumlah masalah yang belum terselesaikan dan silang pendapat, namun sekitar 75 peserta perundingan berhasil mencapai kompromi yang diperlukan.

Cara mendanai beberapa kebijakan dilaporkan menjadi poin final yang dibicarakan. Kanselir Angela Merkel, ketua partai CSU Horst Seehofer, dan petinggi SPD Sigmar Gabriel menggelar diskusi tertutup untuk membahas perihal ini.

Setelah ketiga petinggi memuluskan perselisihan terakhir, lebih dari 70 politisi yang ikut dalam negosiasi koalisi menyetujui rancangan kesepakatan yang menyatukan dua raksasa politik Jerman.

Sejumlah kesepakatan tercapai terkait hukum kewarganegaraan ganda Jerman, upah minimum, reformasi dana pensiun, dan sistem tol berbayar bagi kendaraan asing - dengan syarat kesepakatan dapat selaras dengan aturan Uni Eropa.

Memberi dan menerima

Kesepakatan menjadi puncak negosiasi alot antara partai kanan-tengah dan kanan-kiri yang memajukan kampanye masing-masing. Permintaan terbesar CDU adalah tidak ada kenaikan pajak, sementara CSU berhasil sedikit memajukan rencana kontroversial mereka terkait tol berbayar. Upah minimum sebesar 8,5 Euro per jam dan pengurangan usia pensiun menjadi 63, di sisi lain, adalah dua poin kebijakan penting SPD yang sudah dikampanyekan menjelang pemilu.

SPD yang menjadi partner dalam koalisi baru setelah mendapat tidak sampai separuh suara CDU pada pemilu 22 September, secara tidak wajar menjanjikan setiap anggota partai mereka untuk memilih dalam setiap kesepakatan koalisi. Dalam teori, ini berarti kesepakatan mungkin tidak tercapai pada tingkat rakyat apabila para anggota partai tidak menyetujui detail kesepakatan.

cp/vlz (afp, dpa, rtr)