1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kerusuhan di Yaman Telan Korban

Selasa (05/04), 260 kilometer arah utara ibukota Sanaa, terjadi bentrokan. Setidaknya tiga orang tewas. Pengikut dan lawan Ali Abdullah Presiden Saleh saling berhadapan dan sulit didamaikan

default

Pasukan keamanan menghalau demonstran di kota Taiz

Sebelumnya, pasukan keamanan menembaki para demonstran di Taiz, Senin (04/04), 15 orang tewas. Di kota pelabuhan Hudaiba, enam orang tewas saat polisi menyerang ribuan orang yang berkerumun di depan istana Presiden Saleh.

Pemerintah Amerika Serikat telah meningkatkan tekanan kepada Presiden Saleh. Menurut seorang mahasiswi Yaman, "Amerika Serikat terlambat dalam merespon. Tapi mungkin dengan tekanan Amerika Presiden Saleh bisa mundur. Ia seorang pembunuh, Setelah semua pertumpahan darah ini, ia tidak bisa memimpin rakyat lagi."

Sementara itu, pemerintah Yaman telah menyetujui tawaran mediasi dari Dewan Kerjasama Wilayah Teluk. Mereka mendesak pihak oposisi untuk berpartisipasi dalam pembicaraan damai itu. Tapi tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Presiden Saleh berniat untuk menyerahkan kekuasannya. Pihak oposisi menuntut kejelasan, bahwa dalam pembicaraan itu setidaknya harus ada pergantian kekuasaan. Mereka meminta masyarakat internasional untuk membantu mengakhiri aksi kekerasan.

Jürgen Stryjak/Miranti Hirschmann

Editor: Vidi Legowo-Ziperrer

Laporan Pilihan