1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kemenangan Partai Pembajak di Berlin

Partai Pembajak membuat sensasi kecil dengan memenangkan 9 % suara pada pemilu di Berlin, Minggu (18/09).

default

Poster kampanye Partai Pembajak di Berlin

Kandidat utama Partai Pembajak, Andreas Baum, tak punya bayangan tentang kerja di parlemen, tapi akan mengalaminya langsung sebagai anggota legislatif. Pria cerdas berusia 33 tahun itu seorang ahli elektronik. Tujuan partainya, kata Baum, menjalankan politik secara berbeda. "Kami ingin memastikan agar politik menyesuaikan diri dengan jaman dan orang memanfaatkan peluang yang terbuka dengan sarana komunikasi modern", kata Baum.

Pengamat partai, Karl-Rudolf Korte, melihat peluang baik yang dimiliki Partai Pembajak untuk menemukan tempat di peta politik Jerman. Ia mengatakan, "Jika sebuah partai ingin sukses dan aktif dalam jangka waktu lama, partai itu harus mengilustrasikan konflik dasar dalam masyarakat. Konflik untuk memutuskan antara kebebasan dan keamanan di internet misalnya,itu memang ada dan menjadi masalah untuk jangka waktu lama."

Internet adalah sebuah bentuk kehidupan dan sebuah arena bagi konflik masyarakat, kata Korte. Paradigma yang baru adalah akses, bukan kepemilikan.

Partai pembajak didirikan di Jerman lima tahun lalu. Partai yang terbilang muda ini beranggota 13.000 orang. Sorotan terbesar diperoleh tahun 2009 terkait diskusi politik menyangkut sensor situs internet yang menawarkan pornografi anak. Banyak yang melihat hal itu sebagai upaya untuk menyensor internet.

Selain itu, sejak bertahun-tahun muncul jurang antara politik internet yang dipahami partai-partai mapan dan bayangan generasi digital yang tumbuh dan besar dengan internet. Inilah dasar bagi tingginya dukungan para pemilih muda bagi Partai Pembajak, kata pakar politik Oskar Niedermayer.

Ia mengatakan, "Ada banyak orang di partai lain yang bisa berurusan dengan jaringan internet. Namun banyak di antara mereka yang baru memanfaatkan media ini dan belum betul-betul menguasainya."

Ini adalah waktu bagi partai baru di Jerman, kata Christopher Lauer. "Saya bisa katakan, sebuah generasi baru sedang membuka jalan untuk mengubah sistem politik. Menurut saya ini proses yang alamiah, yang akan kembali kita jalani dalam 20 atau 30 tahun ke depan jika ada tema baru lagi", tandas Lauer.

Partai Pembajak menuntut agar urusan politik lebih transparan. Warga harus ikut memutuskan dan hal itu akan didukung lewat perangkat baru di internet. Partai Pembajak memahami bahaya internet, tapi juga peluang besar yang ada padanya.

Dalam pemilu di Berlin, para akktivisnya menampilkan diri juga sebagai partai berhaluan sosial. Mereka menuntut akses kepada pendidikan, ilmu pengetahuan dan partisipasi bagi semua warga dalam kehidupan masyarakat, terlepas dari kondisi ekonominya. Angkutan umum kereta bawah tanah seharusnya gratis. Akses internet juga harus gratis dengan jaringan W-Lan untuk seluruh kota Berlin.

Gagasan dasar internet, yaitu arus informasi yang bebas, harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.

Kay-Alexander Scholz/ Renata Permadi

Editor: Hendra Pasuhuk