1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Kemenangan Bersejarah Bagi Nadal

Untuk kedelapan kalinya Rafael Nadal menang di French Open. Belum pernah ada petenis profesional yang memenangkan turnamen grand slam yang sama sesering itu. Padahal setelah cedera, karir Nadal sempat terancam usai.

Ia adalah raja lapangan tanah liat. Di atas lapangan ini lah Rafael Nadal paling sering menang. Tidak heran, petenis Spanyol ini juga raja di French Open. Ini satu-satunya turnamen dari empat grand slam yang digelar di atas tanah liat. Kini Rafael Nadal sudah delapan kali menang di Paris (2005, 2006, 2007, 2008, 2010, 2011, 2012 dan 2013). Tahun lalu, peringkat lima dunia ini sudah memecahkan rekor peraih kemenangan terbanyak di French Open. Minggu (09/06/13), ia kembali mencatat sejarah sebagai pemain dengan gelar juara terbanyak dari turnamen yang sama.

Tanpa Kesulitan di Final

Nadal baru kembali ke lapangan, setelah beristirahat selama tujuh bulan karena cidera. Saat itu banyak pengamat yang menduga, karirnya sudah berakhir. Hingga kini lutut kirinya juga masih menimbulkan masalah. Saat bermain, ia berusaha semaksimal mungkin tidak terlalu membenani lututnya.

Di final French Open 2013, Nadal berhadapan dengan kawan senegaranya David Ferrer. Tanpa kesulitan, ia menundukkan peringkat empat dunia Ferrer dengan tiga set langsung 6:3, 6:2 dan 6:3.

"Hari Istimewa"

Dalam kedudukan 5:1 di set kedua, terjadi insiden di Court Philippe Chatrier. Seorang penonton berhasil memasuki lapangan sambil membawa mercon. Ia berlari ke arah Nadal. Tapi para petugas keamanan tidak butuh waktu lama untuk menangkapnya. Sebelumnya, dua penonton mengacungkan poster yang memprotes pernikahan kaum homoseksual di Perancis.

Dua jam dan 16 menit kemudian, Nadal untuk kedua kalinya menang empat kali berturut-turut di French Open dan berhak memperoleh hadiah uang sebesar 1,5 juta Euro. "Ini hari yang istimewa bagi saya", ujar Nadal yang tampak emosional.

Laporan Pilihan