1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kelompok Islamis Hancurkan Makam Bersejarah Timbuktu

Kelompok Islamis Mali menghancurkan sebuah makam bersejarah di Timbuktu Sabtu (30/06) pagi. Mereka menganggap kuil suci yang merupakan warisan dunia itu sebagai hal yang musrik.

default

Kelompok fundamentalis

Hari Sabtu (30/06) Badan PBB UNESCO menyampaikan penyesalannya atas peristiwa tragis berupa perusakan situs suci yang dilakukan kelompok fundamentalis Mali di Timbuktu. Kuil itu baru saja didaftarkan sebagai warisan dunia.

Moschee von Sankore in Timbuktu

Salah satu lokasi bersejarah diTimbuktu

Duta besar tetap Federasi Rusia untuk UNESCO, Yeleonor Mitrofanova yang memipin sidang warisan budaya mengatakan, “Perusakan kuil itu merupakan peristiwa tragis bagi kita semua, dan terutama tentu saja penduduk Timbuktu, yang sudah lebih dari tujuh abad memelihara monumen tersebut.” Ia meminta agar semua pihak yang terlibat dalam konflik di Timbuktu untuk bertanggung jawab, demi masa depan generasi mendatang.

Kämpfer der Gruppe Ansar Dine

Ansar Dine

Juru bicara kelompok fundamentalis Ansar Dine, Sanda Ould Boumama mengatakan, “Ansar Dine akan menghancurkan setiap moseleum di kota itu, semua, tanpa terkecuali.“ Dengan bantuan penerjemah, ia menambahkan pernyataannya kepada AFP, “Allah itu unik. Ini semua haram. Kami semua Muslim, apa itu UNESCO?”

Seorang saksi mata menceritakan, kelompok fundamentalis itu menghancurkan sebuah makam tokoh Islam di kota yang juga disebut sebagi Kota 333 Orang Suci itu pada Sabtu (30/06) pagi, dengan menggunakan sekop dan kapak.

Beita perusakan tersebut menjadi pukulan berat bagi UNESCO, karena baru hari Kamis (28/06) lalu, komite warisan budaya, menetapkan baik Timbuktu maupun makam dekat Askia dalam daftar warisan dunia yang terancam.

afp/AP