1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kekalahan Telak di Baden Württemberg

Koalisi liberal konservatif pimpinan Kanselir Angela Merkel menderita kekalahan telak dalam pemilu di negara bagian Baden Württemberg di selatan. Kekalahan itu dinilai sebagai hukuman pemilih atas kebijakan nuklir Merkel

default

Kanselir Jerman Angela Merkel

Koalisi Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) dan Partai Demokrat Bebas (FDP) gagal mengumpulkan cukup suara untuk terus memerintah. Sebaliknya Partai Hijau membukukan perolehan 24 persen suara dan rekan koalisinya, Partai Sosial Demokrat mendapat 23 persen suara.

Buruknya perolehan kubu konservatif ditengarai berhubungan dengan debat publik seputar risiko energi nuklir menyusul bencana di Jepang. CDU selama ini mendukung penuh penggunaan energi nuklir.

Tahun lalu Angela Merkel memperpanjang masa guna semua pembangkit listrik tenaga nuklir di Jerman meski mendapat penolakan keras dari mayoritas penduduk. Dalam berbagai jajak pendapat mayoritas penduduk Jerman menuntut agar pemerintah mulai mengurangi atau malah menghentikan sama sekali penggunaan energi nuklir.

Setelah bencana Jepang, Merkel menetapkan moratorium sementara untuk tujuh PLTN selama tiga bulan. Ia saat itu berdalih, pengujian tingkat keamanan membutuhkan waktu lama. Namun Menteri Ekonomi, Reiner Brüderle mengungkap di hadapan perwakilan industri, kebijakan tersebut hanyalah manuver politik menjelang pemilu di negara bagian. Pembicaraan rahasia tersebut pekan lalu bocor ke tangan publik.

Landtagswahlen Die Gruenen Winfried Kretschmann am 27.03.11

Winfried Kretschmann, pimpinan Partai Hijau di Baden-Wuerttemberg


Sebaliknya buat partai terbesar kedua di Jerman, SPD, hasil pemilu di Baden Württemberg tidak bisa dianggap sebagai sebuah kesuksesan. SPD selama ini merupakan mitra senior Partai Hijau, dengan perolehan suara yang lebih banyak dan sebab itu berhak mengatur pembagian pos di kementrian. Namun Baden Württemberg mengubah konstelasi tersebut.

Yang jelas melalui pemilu ini koalisi kiri tengah dengan Partai Sosial Demokrat dan Partai Hijau berhasil merebut jantung konservatif Jerman. Partai Hijau dengan kandidat utamanya, Winfried Kretschmann sejak masa kampanye telah mengungkap hanya akan berkoalisi dengan SPD. Kretschmann bisa menjadi perdana menteri negara bagian pertama dalam sejarah Partai Hijau.

Rizki Nugraha /dpa
Ayu Purwaningsih