1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kebocoran Anjungan Minyak di Laut Utara Teratasi

Setelah meledaknya anjungan pengeboran minyak Deepwater Horizon di Teluk Meksiko tahun lalu, perusahaan minyak dan politisi lebih hati-hati dalam informasi publik. Juga dalam kebocoran baru anjungan minyak di Laut Utara

default

Anjungan minyak lepas pantai Gannet Alpha di Laut Utara, kawasan Skotlandia

Sabtu (13/08) sore perusahaan kerjasama Inggris-Belanda Shell menginformasikan kebocoran pada pipa minyak di lepas pantai Laut Utara kawasan Skotlandia, sudah berhasil ditanggulangi. Berdasarkan keterangan perusahaan minyak Shell di dekat pantai Laut Utara kawasan Skotlandia, tergenang lapisan minyak sepanjang 31 kilometer dan selebar 4,3 kilometer. Setelah upaya berhari-hari membendung tumpahan minyak dan menutup kebocoran, situasinya sudah berhasil diatasi. Namun Shell tidak menyebut secara rinci berapa volume minyak yang tumpah ke laut.

Genangan minyak dan kebocoran itu terjadi dekat anjungan minyak Gannet Alpha, sekitar 180 kilometer di timur kota Aberdeen. Menurut Shell, adanya kebocoran sudah diketahui hari Rabu (10/08) lalu. Para pekerja mengamati bahwa di dekat anjungan di lepas pantai Skotlandia terbentuk lapisan genangan minyak di permukaan laut. Untuk itu dikirimkan kapal khusus yang membawa larutan kimia pembersih minyak ke lokasi kecelakaan dan pesawat yang mengawasi situasi di lokasi kejadian dari udara. Selain itu juga dikirim kapal selam yang dikendalikan dari jarak jauh ke dasar laut untuk mencari kebocoran dan menutupnya. Kini kapal selam itu dioperasikan untuk pengawasan selanjutnya.

Perusahaan minyak Shell yang mengoperasikan ladang minyak lepas pantai bersama perusahaan saingannya Esso menjamin bahwa prioritas utama upaya perbaikannya berkaitan dengan perlindungan iklim.

Pihak berwenang segera diinformasikan

Pihak berwenang Inggris langsung mendapat informasi begitu ditemukan kebocoran. Pihak berwenang Inggris juga menyebut kejadian itu sebagai kebocoran kecil. Meski menambahkan akan menyelidikinya secara teliti. Demikian keterangan juru bicara badan pengawas energi Inggris.´Genangan minyak tidak dikhawatirkan dapat mencapai kawasan pantai, demikian disebutkan dalam keterangan Shell. Genangan minyak itu cenderung terpencar secara alami oleh gelombang. Menurut keterangan Shell, minyak yang tumpah akibat kebocoran itu dalam volume terbatas.

Badan kelautan Skotlandia juga mengamati kejadian di lokasi bencana secara seksama. Ketua Partai Hijau Skotlandia meminta Shell bertindak cepat dan teliti, serta memberi informasi pihak berwenang dan masyarakat secara rinci. Berbeda dengan kasus kecelakaan anjungan minyak lepas pantai milik BP di Teluk Meksiko, masyarakat luas harus mendapat informasi tentang perkembangan insiden di Laut Utara.

Organisasi lingkungan Greenpeace menilai kecelakaan minyak di Laut Utara itu sebagai „tembakan peringatan.“ Pakar minyak Greenpeace mengatakan, kebocoran itu menunjukkan secara jelas, bahwa kecelakaan minyak hebat di Laut Utara mungkin saja terjadi. Oleh sebab itu kalangan politik harus mewajibkan perusahaan-perusahaan minyak menyodorkan rencana untuk kondisi darurat, agar dapat dikaji apakah rencana itu benar-benar dapat dilaksanakan untuk menghindari terjadinya bencana lingkungan yang berdampak luas.

Stephan Lochner/Dyan Kostermans

Editor: Carissa Paramita