1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

Kapal Feri Tercepat di Dunia

500 km hanya dalam lima jam. Bagi dua kapal feri milik sultan Oman ini bukan masalah. Kapal cepat ini dikelola oleh perusahaan Jerman.

Pelabuhan Muscat di Oman terletak di teluk kecil yang indah. Mungkin karena itu setiap hari selalu ada kapal pesiar besar yang berlabuh di sana. Tanpa kapal pesiar, pelabuhan ini tidak ada artinya. Bisnis besar terjadi di pelabuhan laut dalam Emirat.

Feri Cepat Proyek Berlatar Politik

Tidak banyak yang tahu, Muscat memiliki kapal feri pengangkut mobil tercepat di dunia. Yakni kapal "Hormuz" dan "Shinas". Sultan Qaboos yang sejak 33 tahun berkuasa di Oman tidak membeli kapal tersebut sekedar sebagai "mainan". Namun, sebagai bagian dari strategi politik dalam negeri. Feri tersebut menghubungkan ibukota Oman dengan pucuk utara semenanjung Arab, Khasab, sejarak 500 km. Para penumpang feri bisa menghemat waktu tunggu yang lama di perbatasan Uni Emirat Arab

Teknik Internasional - Awak Multikultural

Jarak 500 km bisa ditempuh dalam kurun waktu lima jam dengan kapal feri kecepatan tinggi. Kapal katamaran ini melintasi perairan Oman dengan kecepatan 100 km per jam. Kapal aluminium ini dibangun tahun 2008 di Australia. Bagian dalam feri memiliki empat motor 20 silinder V dari Jerman. Masing-masing diesel turbo berkekuatan 8800 PS memerlukan mesin jet dari Swedia.

Menarik Bagi Turis

200 penumpang dan 100 mobil bisa masuk ke dalam feri. Mobil diamankan dengan tali khusus. Supaya di kapal dan pelabuhan semua bisa berjalan mulus, Oman mengontrak perusahaan Jerman FRS untuk mengelola kapal feri tersebut. FRS memilih kru kapal yang berasal dari seluruh dunia. Kapten kapal "Hormuz" berasal dari Estonia, perwiranya dari Rusia, teknisi mesin orang Jerman dan kelasi adalah warga Oman. Tiket feri seharga 40 Euro atau sekitar 500.000 rupiah bagi para turis di Oman yang ingin berkunjung ke Khasab.

Laporan Pilihan