1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Kandidat Presiden Mesir Peringatkan 'Bahaya' Islamis

Kandidat presiden Mesir Ahmed Shafiq mengecam pesaingnya dan mengatakan partai Ikhwanul Muslimin akan membatasi hak sejumlah warga, khususnya kaum minoritas.

Mantan perdana menteri Mesir dan kandidat presiden Ahmed Shafiq menambah serangan verbal terhadap pesaingnya Mohammed Morsi. Shafiq menuduh kaum Islamis akan membawa negaranya kembali ke "abad kegelapan." Ia memperingatkan, Ikhwanul Muslimin akan memonopoli kekuasaan dan menjadi ancaman bagi kebebasan kelompok minoritas, seperti kaum perempuan dan umat Kristen.

"Saya mewakili negara sipil," kata Shafiq dalam konferensi pers. "Ikhwanul Muslimin mewakili kegelapan dan kerahasiaan. Tidak ada yang tahu siapa mereka atau apa yang mereka lakukan." Ia menambahkan, partai tersebut tidak mengungkap seberapa jauh mereka akan menerapkan paham sekularisme. "Mereka tidak hanya ingin membawa kita ke jaman 30 tahun lalu, tetapi hingga ke masa kegelapan." Demikian Shafiq.

Usaha meyakinkan kaum minortas

Pekan lalu, Morsi berusaha meyakinkan kaum perempuan dan umat Kristen, bahwa mereka tidak perlu takut terhadap Islam yang moderat. Sementara itu, Minggu (3/6) terjadi protes lanjutan dengan ribuan orang berkumpul di lapangan Tahrir Kairo untuk memprotes hukuman yang dijatuhkan terhadap Mubarak dan pejabat senior lainnya. Pengadilan menghukum Mubarak dan mantan menteri dalam negerinya Habib al Adli dengan penjara seumur hidup atas keterlibatan dalam pembunuhan lebih dari 800 demonstran saat revolusi terjadi di Mesir.

vlz/dk (AP, AFP, Reuters)

Laporan Pilihan