1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosbud

Jika Warga Senior Jerman Ber-Facebook

Silver Surfer itulah julukan bagi warga senior di Jerman yang menjelajahi internet. Angket yang dilakukan stasiun teve Jerman 2011 menunjukkan, warga senior ikut dalam jejaring sosial agar bisa berkomunikasi.

default

Perkenalkan Klaus Schmolz. Usianya 71 tahun. Tidak hanya terampil dalam menjelajahi internet, tapi juga hadir di berbagai situs jejaring sosial termasuk Facebook atau mengobrol lewat Skype. Enam tahun lalu ia membeli komputer jinjing. Tanpa pengetahuan apa pun tentang internet.

Ia tidak merasa terpaksa harus berurusan dengan teknologi canggih, tapi "Adalah kesenangan sendiri. Saya pikir, kalau tidak ikut terjun, akan ketinggalan. Lalu kehilangan kontak dengan cucu atau anak muda, jika tidak berbicara bahasa mereka."

Rambut sudah memutih, badan sudah melemah. Tapi Klaus Schmolz tidak ketinggalan zaman. Katanya, ia harus mengikuti jalannya waktu. Ia tidak mau menunggu cucunya menelpon dan bertanya kapan ia bisa berkunjung. Untuk itu ia memutuskan ikut dalam situs jejaring sosial.

Hendrik Speck membenarkan perkembangan ini. Ia adalah profesor media digital di Universitas Ilmu Terapan Kaiserslautern, Jerman. "Mereka hampir tidak punya pilihan lain, jika ingin berkomunikasi dengan anak-anak atau cucunya, jika tidak menggunakan media daring ini," katanya.

Zwei Senioren sitzen vor einem Laptop

Generasi muda masa kini bergerak lebih cepat, kata ilmuwan Speck. Anak-anak dan cucu tidak menetap seumur hidup di satu kota. Tambahnya, "Satu-satunya cara yang bisa memelihara jaringan persahabatan adalah melalui media teknik."

Di Jerman, warga senior yang merambah ke situs jejaring sosial jumlahnya masih sedikit. Namun, kecenderungannya bertambah, di internet dan terutama situs jejaring sosial. Tahun 2010, lebih dari 25 persen warga Jerman usia di atas 60 tahun menjelajahi internet. Sekarang menurut hasil studi daring ARD/ZDF jumlahnya menjadi hampir 35 persen.

Sejak lama pula di Jerman ada situs jejaring sosial untuk warga senior. Namun ternyata tidak begitu banyak warga senior yang menjadi anggotanya. Ada juga situs jejaring sosial stayfriend.de. Situs ini khusus mempertemukan teman-teman pada masa sekolah dulu. Hampir 12 juta anggota situs itu, lebih dari dua juta anggotanya berusia di atas 50 tahun.

Bagi Klaus Schmolz, internet dengan situs jejaring sosialnya adalah berkah. Ia bisa menemukan dua anaknya yang sejak lama putus kontak. Yakni, dua putrinya dari hubungan terdahulu. Schmolz menemukan putrinya di situs jejaring sosial wer-kennt-wen.de yang artinya siapa kenal siapa. Putri Schmolz adalah anggota di situs itu. Tak lama kemudian, istri Schmolz yang sekarang, Barbara juga membangun hubungan baik dengan kedua putri tirinya.

Arne Lichtenberg/Luky Setyarini

Editor: Edith Koesoemawiria