1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Jerman Tutup Perbatasan, Uni Eropa Sidang Darurat

Keputusan Jerman tutup perbatasan ke Austria untuk cegah arus pengungsi paksa Uni Eropa gelar sidang darurat. Pemerintah Jerman nyatakan langkah itu diperlukan demi kepentingan keamanan.

Menteri dalam negeri Jerman Thomas de Maiziere hari Minggu (13/9) mengumumkan Jerman menerapkan pemeriksaan keamanan darurat di perbatasan ke Austria terkait arus pengungsi dari Timur Tengah. "Targetnya mengurangi arus pengungsi ke Jerman dan agar mereka tiba dalam kondisi manusiawi", ujar menteri dalam negeri Jerman itu.

Langkah ini diperlukan bagi keamanan dalam negeri, tambah de Maiziere. Aturan tersebut langsung diberlakukan dan lalu lintas kereta dari Austria ke Jerman dihentikan hari Minggu malam. Polisi kini mengadakan pemeriksaan dokumen perjalanan di perbatasan kedua negara. Sejauh ini, berdasar kesepakatan Schengen, warga bebas bergerak di negara penandatangan tanpa dibatasi kontrol perbatasan.

Kanselir Austria, Werner Faymann mengimbau agar pemeriksaan di perbatasan dilakukan secara manusiawi. Faymann menambahkan, ia akan melakukan kunjungan ke Berlin Selasa (15/9) untuk mendiskusikan tema ini dengan kanselir Jerman, Angela Merkel. Juga Hongaria dan Serbia dilaporkan sudah mengambil langkah drastis menutup perbatasan negara, untuk cegah gelombang tak terkendali pengungsi dari Timur Tengah dan negara Afrika.

Uni Eropa menanggapi kebijakan Jerman itu, dengan langsung panggil ke 28 anggotanya untuk menggelar sidang darurat di Brussel Senin (14/9 ) ini. Selama beberapa bulan terakhir ini Uni Eropa bersikap pasif hadapi krisis pengungsi yang terutama melanda Yunani, Italia, Hongaria, Austria, Jerman dan Swedia. Silang sengketa diantara negara anggota adalah usulan kuota penampungan pengungsi yang diusulkan presiden komisi Uni Eropa, Jean-Claude Juncker pekan silam.

Sejauh ini negara-negara Uni Eropa di kawasan timur, yakni Polandia, Republik Ceko, Slowakia dan Hongaria sudah menyatakan menolak kuota menampung pengungsi dengan alasan tidak memiliki anggaran dan prasarana. Pekan lalu sedikitnya 63.000 pengungsi kebanyakan dari Suriah, sudah masuk ke Jerman lewat ibukota negara bagian Bayern, München. Pemerintah Jerman menyatakan, kewalahan dan kekurangan tempat penampungan yang manusiawi.

as/vlz (afp,rtr,dpa,ap)

Laporan Pilihan