1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Jerman Salurkan 150 Juta Euro Untuk Pembangunan Kembali Mosul

Setelah menyalurkan 50 juta Euro, Jerman akan tambah dana 100 juta euro lagi untuk pembangunan kembali kota Mosul di Irak. Kota ini hancur lebur setelah pertempuran dengan ISIS.

Pemerintah Jerman menerangkan akan meningkatkan bantuan secara mencolok untuk pembangunan kembali kota Mosul di Irak. Kota bersejarah itu sekarang hancur setelah operasi pembebasannya dari militan teroris ISIS, yang menguasai kota itu selama tiga tahun.

"Sekarang setelah Mosul dibebaskan, kami akan segera mengembangkan program kami. Tahun ini saja kami akan menginvestasikan 100 juta Euro untuk infrastruktur tambahan dan stabilisasi," kata Menteri Pembangunan Gerd Müller dalam wawancara dengan beberapa media Jerman yang dirilis hari Selasa (25/7).

"Kami akan menyelamatkan nyawa, membangun sarana pendidikan sekolah dan menciptakan lapangan kerja," kata Müller. Dia menambahkan, fokus program ini adalah anak-anak, pembangunan kembali sarana air dan listrik, pembangunan perumahan, dan sarana perawatan medis.

Irak - Lager Salamya für interne Flüchtlinge nähe Mossul (DW/S. Salim)

Kamp pengungsi dekat Mosul

Jerman telah menginvestasikan sekitar 50 juta Euro untuk menstabilkan wilayah di sekitar Mosul yang kini dipenuhi oleh pengungsi yang lari dari kota itu selama operasi militer untuk mengusir ISIS.

Müller selanjutnya mengatakan, bantuan dari Jerman telah memungkinkan lebih dari 60.000 anak di Mosul duduk di bangku sekolah, dan menyediakan air bersih untuk 150.000 orang. Kebanyakan pengungsi yang melarikan diri dari ISIS mengatakan, mereka ingin tetap tinggal di wilayah itu dan ingin secepatnya kembali ke kota Mosul.

Menteri Gerd Müller yang telah mengunjungi sebuah kamp pengungsi di daerah tersebut mengatakan, Mosul masih perlu bantuan.

Infografik Karte IS kontrollierte Gebiete Syrien Irak NEU! ENG

ISIS masih ada di beberapa bagian Irak dan Suriah

"Penting agar kita tidak meninggalkan mereka sendirian," katanya. Dia menerangkan, ISIS telah menyebabkan penderitaan yang tak terbayangkan bagi penduduk Mosul. Penyiksaan, pemerkosaan dan penghancuran bangunan dan sarana menjadi peristiwa harian di bawajh kekuasaan ISIS, kata Müller.

Pembebasan Mosul dari ISIS secara resmi diumumkan pemerintah Irak pertengahan Juli lalu setelah melakukan serangan intensif selama sebulan penuh. Pembebasan kota Mosul juga didukung oleh koalisi pasukan internasional pimpinan Amerika Serikat dan melibatkan milisi sekutu, pemerintah daerah Kurdistan dan dukungan udara dari sebuah koalisi pimpinan AS.

Lebih dari satu juta orang mengungsi dari Mosul dan daerah sekitarnya sejak serangan dimulai. Beberapa bagian kota Mosul sekarang tinggal puing-puing. Pasukan Irak dan koalisi internasional menghadapi tugas berat membersihkan ranjau dan bahan peledak yang ditinggalkan militan ISIS.

hp/ml (dpa, epd)

 

Laporan Pilihan