1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Jerman Isyaratkan Penarikan Mundur Serdadu Dari Afghanistan

Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle berencana menyusun strategi penarikan mundur serdadu dari Afghanistan. Tahun ini militer Afghanistan akan mulai mengambil alih komando keamanan di salah satu provinsi di utara

default

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Menlu Guido Westerwelle di Parlemen, Bundestag.

Militer Jerman mulai tahun depan akan mengembalikan tanggungjawab keamanan di satu dari sembilan provinsi di wilayah utara kepada militer Afghanistan. Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle dalam pernyataan pemerintah kepada parlemen di Berlin, hari Jumat (09/07). Namun Westerwelle masih belum menyampaikan jadwal pasti penarikan mundur semua pasukan Jerman.

„Itu merupakan sasaran pemerintah Jerman dalam masa legislatur ini, yaitu merencanakan jadwal penarikan mundur. Artinya secara bertahap, kami akan memulai menarik pulang kontingen militer," katanya kepada Deutsche Welle.

Tidak ada pengurangan dana pembangunan

Meski saat ini kas negara sedang menjalani program pengetatan besar-besaran, pemerintah di Berlin berencana akan terus terlibat secara penuh di Afghanistan. Pada tahun 2010 saja, anggaran negara senilai 1,25 miliar Euro mengalir untuk pelatihan militer dan kepolisian Afghanistan. „Keterlibatan kami di Afghanistan tidak akan dikurangi, melainkan kami ingin berhasil dan mengemban tanggung jawab. Jerman memegang janjinya," katanya di hadapan Parlemen di Berlin.

bundeswehr Afghanistan Kunduz NO-Flash

Seorang serdadu Jerman berjaga-jaga di sebuah jalan raya di ibukota Afghanistan, Kabul.

Partai-partai yang duduk di pemerintahan memuji politik Jerman di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir ini. Salah satunya dari Uni Kristen Demokrat Jerman CDU, Andreas Schockenhoff menyebut, Jerman "melipatgandakan" hampir semua bantuan pembangunannya di Afghanistan dan memusatkan konsentrasi pada pelatihan aparat keamanan Afghanistan. "Itu semua dilakukan agar tahun depan kita mampu menarik pulang serdadu,“ ktanya.

Korupsi Sebagai Hambatan Terbesar?

Meski demikian sejumlah permasalahan besar masih merintangi. Dana bantuan pembangunan kerap hilang di tengah jalan atau dilarikan ke luar negeri. Korupsi merajalela di tengah situasi keamanan yang terus memburuk. Tahun ini sudah tujuh serdadu Jerman tewas di Afghanistan. Bagi oposisi, hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di Afghanistan tidak banyak menjanjikan seperti yang digambarkan pemerintah.

Menurut pandangan politisi Partai Sosial Demokrat (SPD) Gernot Erler, strategi Jerman di Afghanistan tidak memberikan banyak hasil. Meski "saat ini 150 ribu serdadu internasional dikerahkan, jumlah serangan terus meningkat. Pada bulan Juni saja. sudah 102 serdadu internasional gugur, ini merupakan bulan paling berdarah dan parah di sepanjang sejarah penugasan Afghanistan,“ tukasnya.

Westerwelle sebaliknya menjelaskan, semua pertanyaan yang belum terjawab akan dibicarakan dalam konferensi internasional Afghanistan 20 Juli mendatang. Untuk pertama kalinya konferensi itu diselenggarakan di Kabul. Menurut Westerwelle, ini merupakan bukti langkah kemajuan dalam pengembalian tanggung jawab keamanan kepada Afghanistan.

Nina Werkhäuser/Luky Setyarini
Editor: Rizki Nugraha