1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Jerman dan Filipina Tingkatkan Kerjasama

Menlu Jerman Guido Westerwelle menyatakan akan meningkatkan hubungan bilateral Jerman-Filipina. Hubungan kedua negara pernah mendingin setelah sengketa pembangunan bandara Manila.

Westerwelle dan Presiden Aquino di Manila 07.02.2013

Westerwelle dan Presiden Aquino di Manila 07.02.2013

”Kami melihat banyak potensi yang ada dalam hubungan kedua negara, dan sekarang terletak pada kami untuk menggunakan peluang ini”, kata Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle di Manila (07/02). Filipina dan Jerman sepakat untuk meningkatkan hubungan dalam bidang ekonomi, politik, perdagangan dan pertahanan.

Inilah kunjungan anggota kabinet Jerman yang pertama ke Filipina setelah hubungan kedua negara mendingin karena sengketa pembangunan bandara di Manila. Pada tahun 2002, presiden saat itu Gloria Macapagal-Arroyo membatalkan kontrak dengan konsorsium Jerman dari tahun 1997 untuk membangun dan mengoperasikan terminal ketiga di bandara Manila. Konsorsium Jerman yang dipimpin perusahaan Fraport AG kemudian mengajukan gugatan ganti rugi senilai 425 juta dollar.

Hambatan hubungan diplomatik

Sengketa ini sempat menghambat hubungan bilateral Filipina-Jerman. Sejak pecahnya sengketa, tidak ada pejabat tinggi Jerman lagi yang berkunjung ke negara Asia Tenggara itu. Pejabat tinggi Jerman yang terakhir berkunjung ke Filipina adalah Menteri Luar Negeri Joschka Fischer tahun 2000.

Menteri Luar Negeri Filipina Albert Del Rosario menerangkan, negaranya kini berkembang pesat dan menjadi tujuan investasi yang sangat menarik. ”Kasus yang pernah ada dulu jangan sampai menghambat perusahaan Jerman menjalin kerjasama dengan mitra-mitranya di Filipina dan memanfaatkan peluang di bidang energi, manufaktur, pariwisata dan proyek infrastruktur lainnya”, tegas menlu Filipina itu.

”Kami tidak punya formula ajaib yang bisa melenyapkan isu ini, tapi saya dan Menteri Westerwelle sepakat kami akan mencari solusi positif dalam kasus Fraport,” kata Rosario selanjutnya. Pemerintah Filipina menawarkan pembayaran ganti rugi senilai 175 juta dollar.

Tingkatkan Perdagangan

Dalam kunjungannya ke Filipina, Menlu Jerman Westerwelle diiringi oleh delegasi ekonomi. Perdagangan bilateral antara Jerman dan Filipina pada tahun 2011 mencapai nilai 3,1 miliar dollar. Bagi Filipina, Jerman adalah salah satu sumber utama pendapatan dari sektor pariwisata.

Westerwelle menjelaskan, potensi ekonomi Filipina cukup besar. Tahun 2012, perdagangan bilateral Jerman-Filipina meningkat sampai 20 persen. Ia mengusulkan agar Filipina dan Uni Eropa melakukan perjanjian perdagangan bebas.

Menlu Jerman Guido Westerwelle juga bertemu dengan presiden Filipina Benigno Aquino dan berbicara tentang prospek perdamaian di Filipina Selatan. Dari Filipina, Westerwelle melanjutkan perjalanan ke Singapura dan Indonesia.

HP/AS (dpa, afp)