1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Jejak Serangan di Damaskus Menuju Al Qaida?

Milisi islamis yang memiliki hubungan dengan Al Qaida mengaku bertanggung jawab atas serangan bom hebat di Damaskus yang menyebabkan tewasnya lebih dari 55 orang Kamis (11/05).

Dalam sebuah video yang diposting Sabtu (12/05), kelompok milisi kurang dikenal yang memiliki kaitan dengan Al Qaida, mengklaim bertanggung jawab terhadap dua bom di ibukota Suriah yang menewaskan sedikitnya 55 orang pekan ini.

Kelompok milisi yang menamakan dirinya Front Al-Nusra itu menyatakan serangan terhadap gedung bangunan aparat keamanan itu adalah balas dendam untuk tembakan ke kawasan hunian. Rezim harus mengakhiri "pembantaian warga Sunni atau menanggung konsekuensi." Demikian disebutkan dalam pernyataan pada situs internet independen politik Suriah.

epa03206597 The wreck of a military car is seen after an explosion at al-Thawra Street in Damascus, Syria, 05 May 2012. According to eyewitnesses, the blast went off near the Social Military Institution, causing material damages only. Nine cars have been totally damaged by the blast that has also smashed glass window of the institution and nearby buildings. EPA/STR +++(c) dpa - Bildfunk+++

Pasca serangan bom ganda di Damaskus

Video itu dinarasi oleh seorang pria yang suaranya diubah sedemikian rupa agar tidak terlacak identitasnya. Video itu tidak menunjukkan gambar tentang kelompok militan yang sedang meracik bom dan tidak mengklaim serangan itu sebagai serangan bunuh diri. Klip video dengan asap tebal yang membubung ke atas Damaskus pada hari saat terjadinya serangan bom itu tampak di akhir pernyataan, dan ditandai berasal dari “kamera mujahidin”.

Dalam serangan Kamis (10/05) lalu dekat sebuah penjara antara 55 sampai 70 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Pemerintah di Damaskus menuduh kelompok pemberontak bertanggung jawab atas serangan tersebut. 330 sampai 600 pejuang al Qaida aktif di kawasan Damaskus. Demikian pemerintah Suriah.

Sebaliknya oposisi menuduh rezim al Assad merekayasa sendiri serangan-serangan itu dan mendesak dilakukannya penyidikan internasional. Jumat (11/05) puluhan ribu warga melakukan demonstrasi menentang rezim Bashar al Assad sehubungan serangan tersebut.

DK/afp/dpa

Laporan Pilihan